Tingkatkan SDM, BPSDMP Kominfo Jabar Gelar Bimtek TIK

22 September 2020


Indramayu, Kominfo – Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika membekali generasi muda di Kabupaten Indramayu dengan keterampilan bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Bimtek dan Sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang berlangsung selama 5 hari, mulai 21 September s.d 25 September 2020 itu berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo Bandung, Betty Djuliati menyatakan pelaksanaan Bimtek TIK dan Sertifikasi SKKNI dilakukan guna membekali masyarakat dan pemuda di Kabupaten Indramayu dengan kreativitas dan keterampilan bidang TIK.

“Agar menjadi kompeten dan mengantongi seritifikasi resmi sebagai nilai lebih untuk memperoleh peluang kerja baik di tingkat nasional maupun pasar bebas. Kegiatan ini kami berikan untuk peningkatan keterampilan dan kemampuan SDM di bidang TIK dengan sasaran mereka yang belum bekerja dan dengan seritifikasi SKKNI ini bisa menjadi nilai tambah untuk memperoleh pekerjaan,” jelasnya di Hotel Grand Trisula dan Hotel Wiwi Perkasa II Indramayu, Jawa Barat, Senin (21/09/2020).

Bimtek yang dilaksanakan bersama Dinas Kominfo Kabupaten Indramayu itu diikuti sebanyak 80 peserta yang meliputi kelas Literasi Pembejaran Secara Daring, kemudian Office Operator Tingkat Dasar atau Junior Office Operator dan Junior Network Administrator.
“Kegiatan Bimtek TIK untuk masyarakat Indramayu ini sungguh luar biasa animonya, bahkan pendaftar itu telah mencapai 183 peserta. Namun dengan melalui proses seleksi akhirnya target 80 peserta tercapai dan kegiatan ini dimulai selama 5 hari dan pada 24-25 September untuk uji kompetensi dari LSP,” katanya

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana mengatakan, sangat mengapresiasi kerjasama yang terus dijalin BPSDMP Kominfo Bandung Jawa Barat dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan SDM masyarakat di bidang TIK.

“Tentunya sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dan keterampilan, khususnya guna memasuki dunia kerja yang dirasakan semakin kompetitif. Untuk itu saya sangat berterimkasih kepada BPSDMP Kominfo Bandung Jawa Barat yang telah menginisiasi kegiatan ini dengan gratis bagi para peserta,” katanya.

Aan Hendrajana berharap, seiring dengan berkembangnya teknologi baru yang semakin pesat. Melalui kegiatan Bimtek TIK dan sertifikasi SKKNI ini dapat menjadi awal kesiapan dan kemampuan masyarakat Indramayu dalam menghadapi revolusi industri 4.0 di masa mendatang.

“Dengan demikian semoga kita akan menjadi masyarakat digital yang siap memasuki revolusi industri 4.0, karena syaratnya untuk measuki revolusi 4.0 adalah digital society atau masyarakat digital,” katanya.

Akhir sambutan, Kepala Diskominfo Indramayu Drs. Aan Hendrajana secara resmi membuka kegiatan Bimtek Tik dan Sertifikasi SKKNI untuk masyarakat Indramayu.

Indramayu, Kominfo – Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika membekali generasi muda di Kabupaten Indramayu dengan keterampilan bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Bimtek dan Sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang berlangsung selama 5 hari, mulai 21 September s.d 25 September 2020 itu berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo Bandung, Betty Djuliati menyatakan pelaksanaan Bimtek TIK dan Sertifikasi SKKNI dilakukan guna membekali masyarakat dan pemuda di Kabupaten Indramayu dengan kreativitas dan keterampilan bidang TIK.

“Agar menjadi kompeten dan mengantongi seritifikasi resmi sebagai nilai lebih untuk memperoleh peluang kerja baik di tingkat nasional maupun pasar bebas. Kegiatan ini kami berikan untuk peningkatan keterampilan dan kemampuan SDM di bidang TIK dengan sasaran mereka yang belum bekerja dan dengan seritifikasi SKKNI ini bisa menjadi nilai tambah untuk memperoleh pekerjaan,” jelasnya di Hotel Grand Trisula dan Hotel Wiwi Perkasa II Indramayu, Jawa Barat, Senin (21/09/2020).

Bimtek yang dilaksanakan bersama Dinas Kominfo Kabupaten Indramayu itu diikuti sebanyak 80 peserta yang meliputi kelas Literasi Pembejaran Secara Daring, kemudian Office Operator Tingkat Dasar atau Junior Office Operator dan Junior Network Administrator.
“Kegiatan Bimtek TIK untuk masyarakat Indramayu ini sungguh luar biasa animonya, bahkan pendaftar itu telah mencapai 183 peserta. Namun dengan melalui proses seleksi akhirnya target 80 peserta tercapai dan kegiatan ini dimulai selama 5 hari dan pada 24-25 September untuk uji kompetensi dari LSP,” katanya

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana mengatakan, sangat mengapresiasi kerjasama yang terus dijalin BPSDMP Kominfo Bandung Jawa Barat dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan SDM masyarakat di bidang TIK.

“Tentunya sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan dan keterampilan, khususnya guna memasuki dunia kerja yang dirasakan semakin kompetitif. Untuk itu saya sangat berterimkasih kepada BPSDMP Kominfo Bandung Jawa Barat yang telah menginisiasi kegiatan ini dengan gratis bagi para peserta,” katanya.

Aan Hendrajana berharap, seiring dengan berkembangnya teknologi baru yang semakin pesat. Melalui kegiatan Bimtek TIK dan sertifikasi SKKNI ini dapat menjadi awal kesiapan dan kemampuan masyarakat Indramayu dalam menghadapi revolusi industri 4.0 di masa mendatang.

“Dengan demikian semoga kita akan menjadi masyarakat digital yang siap memasuki revolusi industri 4.0, karena syaratnya untuk measuki revolusi 4.0 adalah digital society atau masyarakat digital,” katanya.

Akhir sambutan, Kepala Diskominfo Indramayu Drs. Aan Hendrajana secara resmi membuka kegiatan Bimtek Tik dan Sertifikasi SKKNI untuk masyarakat Indramayu.