Selamat Datang di Danau Sipin

29 December 2019


JAMBI- Pesta Danau Sipin merupakan pertanda dibukanya kawasan wisata Danau Sipin untuk umum. Sabtu (28/12), pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha. Ada beragam event digelar pada Pesta Danau Sipin itu.

Kegiatan yang berlangsung 28 hingga 31 Desember tersebut mempertontontan banyak perlombaan. Diantaranya Festival layang-layang, Fun Climbing, Pameran Bonsai, Pentas Musik dan Seni, Senam Pagi Bersama, Lomba Perahu Hias, Lomba Perahu Karet, Lomba Kicau Burung, Bazar dan Pameran UMKM, Skateboarding, dan RC Boat.

Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha mengatakan, Pesta Danau Sipin sudah dibuka. Ini merupakan wujud dari mimpi yang sudah lama, bagaimana memberdayakan Danau Sipin menjadi salah satu destinasi wisata.

“Tidaknya menjadi wisata unggulan Kota Jambi, Provinsi Jambi, tapi nasional,” kata Fasha.

Fasha menyebutkan, Danau Sipin baru selesai ditata 50 persen dari konsep master plan. 50 persen sisanya akan diselesaikan pada 2020 dan 2021.

“Tapi, saat ini sudah siap digunakan, mudah-mudahan bermanfaat. Tahun depan sudah ada event nasional disini. Kejurnas dayung sudah memastikan untuk diselenggarakan disini tahun depan,” tuturnya.

“Kedepan kita jadikan agenda tahunan dan akan kita buat seperti Festival Danau Kerinci. Kita juga juga akan masukkan dalam kalender event kementerian pariwisata, atau Pesona Indonesia,” kata Fasha

Kata Fasha, butuh anggaran sekitar Rp 50 M lagi untuk merampungkan Danau Sipin menjadi objek wisata.

“Kita dibantu pemerintah pusat juga melalui balai,” ujarnya.

Fasha mengungkapkan, di Danau Sipin juga akan dibangun jembatan penghubung antara kampung danau sipin dan kawasan Telanaipura.

“Jembatan gantung yang rigid,” katanya.

Kedepan sebut Fasha, masuk kawasan wisata Danau Sipin tidak dipungut tiket (gratis, red). Namun untuk menggunakan venue yang ada akan menggunakan tiket yang dikelola BUMD yang bekerjasama dengan pihak ketiga.

“Ada dermaga apung yang luasnya 600 meter persegi. Itu bisa dilaksanakan festival dan konser diatas sana. Tahun depan akan kita belikan lagi jalan apung untuk kesana,” jelasnya.

Untuk penerangan kata Fasha, juga akan dipasang pada tahun 2020. Hal itu untuk menunjang kegiatan malam di objek wisata Danau Sipin.

“Tempat khusus kuliner juga kita siapkan. Tidak ada PKL yang bertebaran,” katanya.

Sementara Ketua Panitia, Subhi mengatakan bahwa panitia mempersiapkan beberapa kegiatan diantaranya adalah Festival layang-layang, Fun Climbing, Pameran Bonsai, Pentas Musik dan Seni, Senam Pagi Bersama, Lomba Perahu Hias, Lomba Perahu Karet, Lomba Kicau Burung, Bazar dan Pameran UMKM, Skateboarding, dan RC Boat.

“Khusus untuk Layang-layang, jurinya kita datangkan langsung dari Jogja. Kita diapresiasi karena baru ada di kota Jambi yang dilombakan diatas danau, biasanya di pantai atau darat,” pungkasnya.

Sumber: Bagian Humas Setda Kota Jambi


JAMBI- Pesta Danau Sipin merupakan pertanda dibukanya kawasan wisata Danau Sipin untuk umum. Sabtu (28/12), pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha. Ada beragam event digelar pada Pesta Danau Sipin itu.

Kegiatan yang berlangsung 28 hingga 31 Desember tersebut mempertontontan banyak perlombaan. Diantaranya Festival layang-layang, Fun Climbing, Pameran Bonsai, Pentas Musik dan Seni, Senam Pagi Bersama, Lomba Perahu Hias, Lomba Perahu Karet, Lomba Kicau Burung, Bazar dan Pameran UMKM, Skateboarding, dan RC Boat.

Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha mengatakan, Pesta Danau Sipin sudah dibuka. Ini merupakan wujud dari mimpi yang sudah lama, bagaimana memberdayakan Danau Sipin menjadi salah satu destinasi wisata.

“Tidaknya menjadi wisata unggulan Kota Jambi, Provinsi Jambi, tapi nasional,” kata Fasha.

Fasha menyebutkan, Danau Sipin baru selesai ditata 50 persen dari konsep master plan. 50 persen sisanya akan diselesaikan pada 2020 dan 2021.

“Tapi, saat ini sudah siap digunakan, mudah-mudahan bermanfaat. Tahun depan sudah ada event nasional disini. Kejurnas dayung sudah memastikan untuk diselenggarakan disini tahun depan,” tuturnya.

“Kedepan kita jadikan agenda tahunan dan akan kita buat seperti Festival Danau Kerinci. Kita juga juga akan masukkan dalam kalender event kementerian pariwisata, atau Pesona Indonesia,” kata Fasha

Kata Fasha, butuh anggaran sekitar Rp 50 M lagi untuk merampungkan Danau Sipin menjadi objek wisata.

“Kita dibantu pemerintah pusat juga melalui balai,” ujarnya.

Fasha mengungkapkan, di Danau Sipin juga akan dibangun jembatan penghubung antara kampung danau sipin dan kawasan Telanaipura.

“Jembatan gantung yang rigid,” katanya.

Kedepan sebut Fasha, masuk kawasan wisata Danau Sipin tidak dipungut tiket (gratis, red). Namun untuk menggunakan venue yang ada akan menggunakan tiket yang dikelola BUMD yang bekerjasama dengan pihak ketiga.

“Ada dermaga apung yang luasnya 600 meter persegi. Itu bisa dilaksanakan festival dan konser diatas sana. Tahun depan akan kita belikan lagi jalan apung untuk kesana,” jelasnya.

Untuk penerangan kata Fasha, juga akan dipasang pada tahun 2020. Hal itu untuk menunjang kegiatan malam di objek wisata Danau Sipin.

“Tempat khusus kuliner juga kita siapkan. Tidak ada PKL yang bertebaran,” katanya.

Sementara Ketua Panitia, Subhi mengatakan bahwa panitia mempersiapkan beberapa kegiatan diantaranya adalah Festival layang-layang, Fun Climbing, Pameran Bonsai, Pentas Musik dan Seni, Senam Pagi Bersama, Lomba Perahu Hias, Lomba Perahu Karet, Lomba Kicau Burung, Bazar dan Pameran UMKM, Skateboarding, dan RC Boat.

“Khusus untuk Layang-layang, jurinya kita datangkan langsung dari Jogja. Kita diapresiasi karena baru ada di kota Jambi yang dilombakan diatas danau, biasanya di pantai atau darat,” pungkasnya.

Sumber: Bagian Humas Setda Kota Jambi