Menkominfo Ajak Anak-anak Pengungsi Banjir Tetap Rajin Belajar

7 January 2020


Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak anak-anak yang berada di lokasi pengungsian Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari untuk rajin belajar demi meraih cita-cita di masa depan.

“Jangan lupa belajar yang rajin, jangan lupa mengejar ilmu pengetahuan, jangan lupa budi pekerti yang baik, supaya nanti menggantikan kami semuanya ini,” pesan Menteri Johnny dalam sambutan Acara Kominfo Peduli Korban Banjir Jabodetabek dan sekitarnya di Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat, Selasa (07/01/2020).

Di lokasi pengungsian yang mayoritas berisi ibu-ibu dan anak-anak ini, ia meminta agar anak-anak di pengungsian tetap melakukan aktivitas seperti belajar, bergembira, dan bermain. Menteri Johnny juga mengingatkan bahwa anak-anak adalah generasi penerus untuk masa depan bangsa dan negara.

Dalam acara ini, Kementerian Kominfo bersama dengan mitra kerja memberikan bantuan untuk korban banjir yang berada di lokasi pengungsian Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari.

Menteri Johnny mengapresiasi pengurus Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari yang telah menyediakan lokasi pengungsian dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir. “Terima kasih atas penggunaan gedung ini dan pelayanan kepada masyarakat selama masa banjir ini,” katanya.

Sementara itu, Camat Kalideres, Naman Setiawan menjelaskan pengungsi yang ditampung di Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari berasal dari dua kecamatan terdampak banjir yaitu Kecamatan Kalideres dan Cengkareng, Jakarta Barat.

Naman melaporkan bahwa saat ini sebagian besar wilayah Kecamatan Kalideres yang terdampak banjir sudah surut. “Sudah sekitar 85 sampai 90 persen sudah surut, tinggal 10 persen lagi,” jelas Naman.

Camat Kalideres memastikan bahwa pihaknya terus melakukan pemompaan sehingga wilayah yang masih dilanda banjir akan segera surut. “Harapan kami sore ini minimal nanti jam 7 atau jam 8 itu sudah bisa surut,” tambahnya.

Naman mengapresiasi bantuan yang diberikan Kementerian Kominfo dan mitra kerja di wilayahnya serta berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak banjir. “Warga kami tentunya sangat terhibur merasakan bahagia kehadiran Pak Menteri atas juga bantuannya, ya mudah-mudahan ini punya manfaat,” katanya.

Seiring dengan surutnya banjir, ia mengimbau warga yang masih berada di lokasi pengungsian untuk berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing. Camat Kalideres juga menambahkan bahwa pihaknya akan selalu siap memberikan pelayanan melalui posko selama 24 jam jika ada warga yang membutuhkan bantuan.

Dalam acara itu, Menteri Kominfo menyerahkan bantuan dari Kementerian Kominfo dan mitra kerja berupa barang dan uang secara simbolis kepada Kepala Sekretariat Pengelola Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari, Suprapto.

Acara itu juga dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti, Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Bambang Surya Putra serta jajaran pimpinan pemerintah daerah setempat.

Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak anak-anak yang berada di lokasi pengungsian Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari untuk rajin belajar demi meraih cita-cita di masa depan.

“Jangan lupa belajar yang rajin, jangan lupa mengejar ilmu pengetahuan, jangan lupa budi pekerti yang baik, supaya nanti menggantikan kami semuanya ini,” pesan Menteri Johnny dalam sambutan Acara Kominfo Peduli Korban Banjir Jabodetabek dan sekitarnya di Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat, Selasa (07/01/2020).

Di lokasi pengungsian yang mayoritas berisi ibu-ibu dan anak-anak ini, ia meminta agar anak-anak di pengungsian tetap melakukan aktivitas seperti belajar, bergembira, dan bermain. Menteri Johnny juga mengingatkan bahwa anak-anak adalah generasi penerus untuk masa depan bangsa dan negara.

Dalam acara ini, Kementerian Kominfo bersama dengan mitra kerja memberikan bantuan untuk korban banjir yang berada di lokasi pengungsian Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari.

Menteri Johnny mengapresiasi pengurus Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari yang telah menyediakan lokasi pengungsian dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir. “Terima kasih atas penggunaan gedung ini dan pelayanan kepada masyarakat selama masa banjir ini,” katanya.

Sementara itu, Camat Kalideres, Naman Setiawan menjelaskan pengungsi yang ditampung di Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari berasal dari dua kecamatan terdampak banjir yaitu Kecamatan Kalideres dan Cengkareng, Jakarta Barat.

Naman melaporkan bahwa saat ini sebagian besar wilayah Kecamatan Kalideres yang terdampak banjir sudah surut. “Sudah sekitar 85 sampai 90 persen sudah surut, tinggal 10 persen lagi,” jelas Naman.

Camat Kalideres memastikan bahwa pihaknya terus melakukan pemompaan sehingga wilayah yang masih dilanda banjir akan segera surut. “Harapan kami sore ini minimal nanti jam 7 atau jam 8 itu sudah bisa surut,” tambahnya.

Naman mengapresiasi bantuan yang diberikan Kementerian Kominfo dan mitra kerja di wilayahnya serta berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak banjir. “Warga kami tentunya sangat terhibur merasakan bahagia kehadiran Pak Menteri atas juga bantuannya, ya mudah-mudahan ini punya manfaat,” katanya.

Seiring dengan surutnya banjir, ia mengimbau warga yang masih berada di lokasi pengungsian untuk berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing. Camat Kalideres juga menambahkan bahwa pihaknya akan selalu siap memberikan pelayanan melalui posko selama 24 jam jika ada warga yang membutuhkan bantuan.

Dalam acara itu, Menteri Kominfo menyerahkan bantuan dari Kementerian Kominfo dan mitra kerja berupa barang dan uang secara simbolis kepada Kepala Sekretariat Pengelola Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari, Suprapto.

Acara itu juga dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti, Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Bambang Surya Putra serta jajaran pimpinan pemerintah daerah setempat.