3 October 2016
Terapkan Smart City, Walikota Fasha Jadi Pembicara Workshop on Smart City Development

Image

JAKARTA – Kota Jambi saat ini mulai dilirik oleh kota-kota di seluruh dunia terkait kerjasama penerapan Kota Pintar (Smart City). Pengakuan tersebut terbukti dengan diundangnya Walikota Jambi H. Syarif Fasha ,ME menjadi pembicara dan narasumber pada Workshop on Smart City Development Cooperation between Indonesia and India yang berlangsung di Gedung Nusantara Kementerian Luar Negeri Jakarta.

Walikota Jambi berbicara dihadapan diplomat, perwakilan kota dan perusahaan di India, serta perwakilan beberapa kota di Indonesia mengenai penerapan Smart City di Kota Jambi, disandingkan dengan beberapa kota yang juga telah menerapkan Smart City, seperti Kota Bogor, Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta, Walikota Jambi memaparkan best practice (pengalaman) dan pengaplikasian konsep Smart City di Kota Jambi. Bersama Walikota Jambi juga turut menjadi pembicara adalah Walikota Bogor Bima Arya.

Dalam paparannya, Walikota Fasha dalam mengembangkan kota pintar, secara intens mengimplementasikan pendekatan entrepreneursip yang dibawanya dalam membangun birokrasi pemerintahan, yaitu prinsip anggaran yang berbasis efisiensi untuk menciptakan pelayanan publik yang efektif. Hal tersebut dilakukan untuk memgurangi potensi terjadinya korupsi dalam sistem pemerintahan dan untuk memastikan berkurangnya pengeluaran (belanja) daerah yang tidak relefan/efektif.

Smart City /kota pintar pada dasarnya berkaitan langsung dengan pelayanan dasar yang secara luas dinikmati dan diakses oleh masyarakat secara langsung, katanya. Pada tahun 2015, Kota Jambi telah mengaplikasikan Smart Street Lighting dan Smart Reporting via Aplikasi Whatsapp. Pembayaran dan informasi pajakpun telah dilaksanakan secara online, dimana akan mengurangi potensi antrian yang panjang pada saat pembayaran.

Sementara untuk penerimaan siswa sekolah juga telah dilaksanakan secara online. Aplikasi pengaduan masyarakat secara online juga diluncurkan untuk menampung aduan masyarakat. Informasi pencari kerja secara online, dan aplikasi perizinan secara online juga telah diterapkan. Di beberapa taman dan pedestrian juga telah dipasang kamera pemantau (CCTV) dan akses internet secara gratis.

Pada aspek kesehatan, telah diaplikasikan sistem 24 jam pengaduan yang telah terintegrasi pada hampir 20 fasilitas kesehatan masyarakat. Sistem jemput pasienpun telah dilaksanakan secara tepat waktu. Juga untuk pelayanan perawatan telemedicine oleh petugas kesehatan khusus untuk lansia.

Dalam ruang lingkup Pemerintahan Kota Jambi, akan diaplikasikan pula beberapa aplikasi yang berkaitan dengan efektifitas penyelenggaraan pemerintahan, seperti pemanfaatan email untuk lalu lintas informasi antar SKPD, aplikasi pembayaran gaji, aplikasi e-agenda, dan database kepegawaian.

Berkaitan dengan SDM, Pemerintah Kota Jambi telah mengirimkan ASN untuk mendapatkan pelatihan baik didalam maupun luar negeri untuk meningkatkan kompetensi ASN. Terakhir Kota Jambi telah bekerja sama dengan Pemerintah Korea Selatan berkaitan dengan peningkatan kompetensi ASN.

Perencanaan pembangunan daerah Kota Jambi telah menerapkan e-planning yang dinamai dengan Simreda untuk mengakomodir usulan masyarakat dari level paling bawah (kelurahan). Proses pengadaan pun telah dilaksanakan secara online (e-procurement), serta sistem pelaporan dan pencatatan keuangan juga telah terintegrasi secara online.

Terhadap inovasi dan kreatifitasnya, Kota Jambi telah menerima beberapa penghargaan sebagai pengakuan atas komitmen terhadap peningkatan pelayanan masyarakat. Penerapan kota cerdas sangat tergantung pada komitmen kepala daerah. “Kami percaya bahwa inovasi itu berjalan dalam dua arah, yaitu dari masyarakat dan ditujukan untuk masyarakat, serta dilaksanakan secara berkesinambungan” ujar Fasha dalam paparannya dengan menggunakan Bahasa Inggris.

Dalam kesempatan itu, Walikota Fasha juga juga mengundang seluruh peserta untuk datang ke Kota Jambi dan khususnya kepada para pengusaha dari India guna menjajaki investasi kerjasama dibidang perdagangan, dan jasa serta smart city.

 

SUMBER: BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KOTA JAMBI.

  



23 September 2016
Bekali Calon Pensiunan Menjadi Wirausahawan, Walikota Fasha Minta Pensiunan Menjadi Enterpreneur

Image

JAMBI – Bertempat di Aula BKD Kota Jambi, Rabu (21/9), Walikota Jambi H. Syarif Fasha secara resmi membuka workshop pembekalan wirausaha bagi Apararur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun dilingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Walikota Jambi Syarif Fasha dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan workshop pembekalan wirausaha yang digelar Pemkot setiap tahunnya itu dapat berlangsung dengan baik sesuai dengan tujuan.

Fasha juga mengatakan Pemerintah Kota Jambi tidak hanya memberikan kesempatan serta fasilitasi bagi peningkatan karir ASN yang masih aktiv serta memiliki waktu bekerja yang masih panjang saja, namun Pemkot juga turut memperhatikan kesiapan ASN yang akan memasuki masa pensiun seperti dengan memberikan pembekalan kewirausahaan agar tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup dirinya serta keluarganya.

“Membantu para pensiunan ini adalah tugas kami, melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu para pensiunan menjadi enterpreneur, sehingga nantinya para pensiun akan eksis ditengah-tengah masyarakat,” harapnya.

Fasha juga nengatakan, Pemkot akan memprioritaskan para pensiunan jika membutuhkan bantuan untuk meningkatkan usahanya, seperti membantu kolam ikan, pertanian, hidrophonik, UMKM dan lain lain.

Sebelumnya pelaksana tugas kepala BKD Kota Jambi H. Muklis A Muis melaporkan maksud dan dasar pelaksanaan serta jumlah peserta pensiunan yang hadir. Mukhlis menjelaskan, maksud dan tujuan digelarnya workshop kewirausahaan itu dalam rangka meningkatkan kapasitas serta memberikan pemahaman kepada para pensiunan agar dapat mandiri setelah purna tugas.

“Workshop ini diikuti sebanyak 40 orang ASN struktural dan fungsional dilingkup Pemerintah Kota Jambi, agar ASN Kota Jambi dapat mandiri dengan menjadi wirausahawan,” ujar Mukhlis.

Pada kegiatan itu BKD Kota Jambi menghadirkan 3 nara sumber, masing-masing dari Universitas Jambi dengan materi Membangun Jiwa Enterpreneurship, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi dengan materi Kiat-kiat menjadi pelaku UMKM, serta Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan dengan materi Budidaya Ikan Air Tawar, Tanaman Sayur Mayur dan lainnya. Tampak juga hadir nara sumber dari Bank Mantap Jambi.

 

SUMBER: BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KOTA JAMBI.

  



23 September 2016
Ratusan Guru Honorer Silaturrahmi Bersama Walikota

Image

JAMBI – Hampir seribuan guru honorer, termasuk tenaga administrasi dan tata usaha ditingkat SD, SMP dan SMA dalam kota Jambi, bersilaturrahmi dengan Walikota Jambi H. Syarif Fasha saat berlangsungnya acara halal bihalal yang digelar Dinas Pendidikan Kota Jambi, Senin sore (19/09)

Dalam sambutannya Walikota Jambi H. Syarif Fasha, menyampaikan apresiasinya kepada tenaga pendidik yang berstatus honorer di kota Jambi, karena meskipun dengan status sebagai honorer mereka telah ikut membangun Kota Jambi melalui dunia pendidikan.

Fasha juga mengatakan, selain silaturrahmi kegiatan itu juga digelar untuk mendengar dan menampung aspirasi karena banyak hal yang didengar oleh Walikota baik melalui sms maupun media informasi lainnya, yang isinya mengadukan persoalan terkait dengan tenaga guru honorer tersebut.

Di kesempatan itu juga digelar dialog antara Walikota dengan para guru honorer. Walikota minta kepada para guru untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi saat melakukan tugasnya. Berbagai pertanyaan dan dan curhat pun ditujukan kepada Walikota sore itu, mulai dari soal SK sampai besaran honor.

Sementara terkait soal gaji,  Walikota Fasha menjamin gaji guru honor diberikan dalam bulan ini, tak hanya itu, kata Fasha Pemkot juga akan melakukan pembayaran gaji guru honor tepat waktu dan memudkan akan dibayarkan melalui rekening bank yang dikerjasama dengan Bank Jambi.

“Dengan dibayarkan langsung melalui rekening masing-masing guru akan memudahkan proses pembayaran dan menghindari kemungkinan terjadinya pemotongan dari oknum tertentu,” jelas Fasha .

Walikota juga menjelaskan, bahwa Kota Jambi masih membutuhkan tenaga guru honor, untuk itu Pemkot berencana menambah tenaga guru honorer sesuai dengan analisis kebutuhan.

Dihadapan ratusan tenaga guru, administrasi dan TU itu, selain menyampaikan program pendidikan, Fasha juga menjelaskan berbagai program pembangunan yang saat ini pesat di Kota Jambi. Ia juga minta agar para tenaga pendidik dan administrasi itu ikut berperan menyampaikan hasil-hasil pembangunan kepada para siswa, dengan juga mendorong para agar mempunyai rasa memiliki hingga mampu memelihara hasil-hasil pembangunan itu.

Sementara itu diakhir doalog, salah seorang guru honorer Lili Handayani, mengatakan dirinya sangat puas dan senang setelah melakukan curhat kepada Walikota. Ia juga berharap kegiatan dialog tersebut dapat menjadi agenda rutin. “Kami sangat senang, karena semua keluhan yang ditanyakan teman-teman tadi langsung direspon Walikota, harapan kami sering-seringlah dialog seperti ini digelar,” katanya.

Acara silaturrahmi dan dialog dengan saling bertukar informasi itu, turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Pimpinan Bank Jambi, serta jajaran Pemerintah Kota Jambi.

SUMBER: BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KOTA JAMBI.

  



23 September 2016
Panen Padi dan Dialog Bersama Petani, Walikota Fasha Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Image

JAMBI – Walikota Jambi H. Syarif Fasha, kamis (15/9) melakukan panen padi sawah di RT. 11 kelurahan Penyengat Rendah Kecamatan Telanaipura. Kedatangan Walikota Fasha yang didampingi ketua Tim Penggerak PKK kota Jambi Yuliana fasha itu disambut hangat para petani dan langsung melakukan panen padi baik secara manual maupun dengan mesin handtraktor atau mesin perontok padi.

Tampak Walikota yang terbiasa menggunakan kendaraan tracktor itu mahir menggunakan handtraktor atau mobil mini untuk memanen padi dilokasi itu.

Dalam sambutannya Walikota Fasha, menyampaikan rasa syukurnya, karena tahun ini bisa melaksankan panen raya yang jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal ini terbukti dengan hasil panen dari kelompok tani tunas harapan Kelurahan Penyengat Rendah.

Meskipun Kota Jambi diketahui sangat minim lahan pertanian sawah, namun kata Walikota hal itu tidak mengurangi perhatian pemerintah untuk meningkatkan produksi pertanian di kota Jambi.

Kegiatan panen raya bersama yang dilanjutkan dengan dialog bersama petani itu dimanfaatkan Walikota Fasha untuk mendengar dan menjawab berbagai persoalan yang dihadapi petani. Fasha mengatakan, meskipun bukan daerah utama penghasil padi, Pemrintah Kota Jambi akan tetap berusaha menjadikan lahan pertanian di kota Jambi menjadi produktif.

Walikota Fasha juga menyayangkan masih banyaknya lahan tidur yang ada di Kota Jambi yang seharusnya bisa digunakan untuk lahan pertanian. “Saya lihat di Kota Jambi masih banyak lahan tidur. Dan ada juga yang ditanami sawit. Menurut saya alangkah baiknya lahan ini digunakan untuk palawija seperti jagung cabe, sawi dan lainya,” tambahnya.

Fasha juga meyakinkan akan memberikan bantuan yang tepat kepada para petani. “Nanti akan kita beri bantuan, misalnya jika butuh irigasi kita bantu irigasi, kalau butuh pompa kita kasih pompa,” jelasnya.

Fasha juga mengatakan, dari panen raya lebih kurang sekitar 40 hektar dengan hasil yang memuaskan itu, kedepan akan diupayakan minimal menjadi 2 kali setahun. “Meskipun belum bisa memenuhi kebutuhan di Kota Jambi karena minimnya lahan, namun dengan hasil sekitar 1 persen itu setidaknya bisa mengurangi beban kebutuhan pokok masyarakat di Kota Jambi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kadis Pertanian, Perikanan dan Peternakan kota Jambi Irwansyah, dalam laporannya menyampaikan, panen padi sawah tersebut juga berlangsung di beberapa tempat seperti di Kecamatan Danau Teluk dan Pelayangan, dengan kualitas dan jumlah hasil panen padi sawah yang lebih bagus dari tahun sebelumnya.

Ditempat yang sama, Danramil Telanaipura, Budi menyampaikan apresiasinya atas perhatian Walikota Jambi kepada para petani. Budi juga menjelaskan bidang pertanian termasuk salah satu tugas pokok manunggal TNI dalam membantu pemerintah, karena TNI terlibat langsung dalam peningkatan ketahanan pangan.

Hadir dalam panen padi sawah itu Kepala BPS Provinsi Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Jambi, unsur Forkompimda Kecamatan, para Kepala SKPD, Camat, Lurah, para Ketua RT, serta tokoh masyarakat dan para petani.

 

SUMBER: BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KOTA JAMBI.

  



10 March 2016
Walikota Fasha Pilih Sholat Sunnah Gerhana Bersama Masyarakat, Fasha : Momentum GMT untuk Pertebal Iman

1

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Berbagai cara dilakukan masyarakat dalam menyambut fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) yang melintasi berbagai Kota di Indonesia, tak terkecuali Walikota Jambi H. Syarif Fasha.

Baca berita selengkapnya