Mei adalah bulan yang sangat istimewa bagi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi. Tepat hari ini, tanggal 28 Mei 2021, Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi genap berusia 620 tahun. Sebelumnya, pada tanggal 17 Mei 2021 lalu, Pemerintahan Kota Jambi telah memasuki usia 75 tahun. Kebahagiaan tersebut makin terasa istimewa karena momentum 2 hari besar Kota Jambi itu bertepatan dengan bulan suci Syawal 1442 Hijriah.

620 Tahun berdiri, Kota Jambi tetap kokoh berdiri dengan berbagai kemajuannya. Bagai pepatah tak lapuk oleh hujan, tak lekang oleh panas, waktu seolah membuktikan Kota Jambi Terkini, telah memasuki masa gemilang dengan berbagai capaian prestasi, apresiasi, gemerlap pembangunan, dan lahirnya berbagai inovasi yang membawa kesejahteraan dan kebahagiaan bagi warganya. Dengan mengusung motto “Kota Jambi Terkini (Tertib, Ekonominya Maju, Rakyatnya Sejahtera, Kompetitif, Inovatif, Nyaman dan Iman)”, dibawah kepemimpinan Wali Kota Dr. H. Syarif Fasha, ME dan Dr. dr. H. Maulana, MKM, telah banyak perubahan fundamental dan lompatan besar dalam peningkatan kapasitas Kota Jambi di berbagai bidang dan sektor Pembangunan.

Walaupun masih dirudung pandemi wabah Covid-19, kekuatan asa, harapan dan semangat persaudaraan, serta kepedulian sejatinya tetap menjadi kunci dari upaya penanganan dan wabah ini dan ikhtiar agar kita segera keluar dari pandemi ini. Rona fisik Kota Jambi pun saat ini jauh lebih estetik. Sarana prasarana dasar perkotaan semakin optimal dan diperluas akses serta juga cakupannya. Pembangunan lingkungan lebih ditujukan pada peningkatan kapasitas dan kearifan lokal yang berkelanjutan. Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, sinergi, serta kepemimpinan yang membudaya membangun negeri, terbukti telah menjadi kunci keberhasilan persembahan Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi untuk negeri Jambi dan Indonesia.

Dengan letak yang sangat strategis sebagai Ibukota Provinsi dan sebagai etalase Provinsi Jambi, Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi terus berbenah diri, membangun budaya dan peradaban yang berkemajuan bagi masyarakat di Provinsi Jambi. Pemerintah Kota Jambi bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi, pemerintah kota dan kabupaten lainnya di Provinsi Jambi dan juga bersama pemerintah pusat, terus aktif membangun sinergisitas dalam berbagai bidang, untuk terus wujudkan konektivitas pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah Kota Jambi.

Segenap upaya yang dilakukan itu, telah menjadikan Kota Jambi sebagai role model nasional dalam berbagai aspek. Apresiasi dan pengakuan telah diraih dari berbagai pihak terhadap keberhasilan, kreatifitas dan inovasi yang telah dilakukan Kota Jambi. Berbagai keberhasilan tersebut, ditandai dengan diraihnya 177 penghargaan, baik di Tingkat Provinsi Jambi, Tingkat Nasional, dan bahkan Internasional.

Komitmen dan Determinasi Perjuangan Lawan Covid-19
Lebih sudah satu tahun seluruh dunia hidup dalam deraan wabah pandemi Covid-19. Pandemi ini nyata berdampak multi dimensial bagi seluruh umat manusia, selain akibatnya pada kesehatan, wabah ini memberikan tekanan berat pada kehidupan ekonomi dan juga sosial kemasyarakatan, tidak terkecuali bagi Indonesia, Provinsi Jambi dan Kota Jambi.

Sebagai ibukota Provinsi yang menjadi pusat perdagangan dan jasa, tentunya keadaan ini berdampak signifikan pada kondisi perekonomian Kota Jambi yang terkontraksi sepanjang 2020. Dampak pandemi juga sangat terasa bagi Pemerintah Kota Jambi seperti berkurangnya Pendapatan Daerah dari Transfer Pusat, PAD, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, serta terhambatnya Belanja Pemerintah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat karena kebijakan pengetatan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot Jambi telah mengambil berbagai kebijakan penting untuk menghadapi dampak ekonomi akibat pandemi tersebut, diantaranya adalah :
Kebijakan Anggaran untuk refocussing APBD Pemerintah Kota Jambi tahun 2020 bagi upaya penanganan Covid-19, sebesar 58,21 Miliar Rupiah yang di ambil dari belanja-belanja operasi. Seperti, perjalanan dinas, sosialisasi, ATK, dan belanja lain yang dapat di tunda. Sedangkan belanja pembangunan, belanja modal dan proyek-proyek infrastruktur yang menjadi tempat 30% tenaga kerja Kota Jambi menggantungkan hidupnya, tetap di jalankan. Selain itu, Pemkot Jambi juga telah merespon isu dan harapan Mendagri mengenai efektivitas Belanja APBD, dimana dari total APBD Kota Jambi tahun 2021, sebesar 2,05 Triliun, komposisi belanjanya dialokasikan untuk Belanja Gaji & Tunjangan sebesar 33,46%, Belanja Operasi, Hibah & Bansos 30.15%, dan Belanja Modal mencapai 36,39%

  1. Kebijakan Stimulus bagi Dunia Usaha dan Masyarakat, seperti pembebasan tagihan air minum untuk Pembayaran bulan Mei dan Juni 2020, membebaskan 4 jenis pajak selama 3 bulan (pada tahun 2020), yakni pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan dan pajak air tanah, serta memperpanjang masa jatuh tempo pembayaran PBB hingga akhir Desember 2020.
  2. Kebijakan Ekonomi Sosial Kemasyarakatan, seperti:
  • Melibatkan UMKM dalam penyediaan masker, APD, konsumsi dan transportasi guna tetap menjaga produktivitas.
  • Menyiapkan aplikasi-aplikasi pelaporan COVID-19 dan aplikasi belanja online agar aktivitas ekonomi tetap berjalan;
  • Meluncurkan program-program jaring pengaman sosial dan padat karya yang diperuntukan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, misalnya PROGRAM INOVASI PAKAR KASIH ATAU PADAT KARYA KALI BERSIH di 23 titik sungai sepanjang 22 km.

Program PAKAR KASIH ini telah mempekerjakan hampir 1.200 warga yang terdampak langsung dengan upah harian sebesar 110.000 rupiah per hari, yang melibatkan UKM untuk konsumsi dan armada angkut serta melibatkan juga TNI dan POLRI. Program yang anggarannya kurang dari 3 Milyar ini bertujuan selain untuk mempertahankan daya beli masyarakat, juga meningkatkan kepedulian masyarakat pada lingkungannya, termasuk sebagai bagian dalam mengurangi dampak banjir genangan karena hujan di Kota Jambi.

Selanjutnya, untuk menjaga agar inflasi daerah tetap terkendali, Pemkot Jambi tetap memberi ruang bagi faktor-faktor produksi untuk bergerak dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Hasilnya, sepanjang Tahun 2020 Inflasi Kota Jambi tercatat sebesar 3,09 persen

Komitmen untuk Terus Tingkatkan Pemerataan Kualitas Pendidikan
Meski dalam tekanan pandemi, salah satu indikator kinerja strategis Pemerintahan Kota Jambi, yakni angka INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA atau IPM Kota Jambi mengalami peningkatan, dari 78,26 poin pada tahun 2019 menjadi 78,37 poin di tahun 2020. Kondisi tersebut menandakan bahwa sebagian besar variabel-variabel ANGKA HARAPAN HIDUP, HARAPAN LAMA SEKOLAH dan RATA-RATA LAMA SEKOLAH serta PENDAPATAN PERKAPITA MASYARAKAT mengalami peningkatan yang positif. Sebagai salah satu prioritas daerah, Pembangunan Bidang Pendidikan difokuskan pada upaya menjamin akses seluruh masyarakat terhadap pelayanan pendidikan dasar dan menengah yang berkualitas. Komitmen ini diwujudkan dengan penyediaan alokasi anggaran yang melebihi batas sebagaimana yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan. Tahun Anggaran 2020 belanja urusan pendidikan mencapai 24,31 persen dari Total Belanja APBD Kota Jambi yang sebesar 1,82 Triliun Rupiah.

Salah satu program unggulan pemerintah Kota Jambi dalam mensukseskan pembangunan pendidikan adalah PROGRAM JAMBI CERDAS. Program ini merupakan salah satu upaya memastikan pelayanan pendidikan dasar dan menengah bagi setiap anak di Kota Jambi. Tahun lalu, melalui Program Jambi Cerdas, Pemkot Jambi telah menyasar 1.611 siswa dari masyarakat kurang mampu di Kota Jambi untuk tetap dapat melanjutkan pendidikannya. Selain itu, Pemkot Jambi juga tetap fokus pada upaya-upaya meningkatkan kualitas sumber daya pendidikan, baik sarana prasarana, tenaga pendidik dan kependidikan, termasuk pendidikan informal dan juga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Sepanjang tahun 2020 sejumlah target indikator kinerja utama daerah dibidang pendidikan yang telah capai, yakni:
• Harapan Lama Sekolah (HLS) dapat kita realisasikan sebesar 15,10 Tahun dari target 14,61 Tahun
• Target 17,32 persen masyarakat tidak mampu yang mendapat jaminan pelayanan Pendidikan dapat kita realisasikan.
• Angka Rata-rata Lama Sekolah (RLS) pada tahun 2020 dapat direalisasikan sebesar 10,92 Tahun dari target 10,69 Tahun.

Komitmen Bangun Kualitas Kesehatan yang Berkualitas dan Manusiawi
Di bidang kesehatan, Pemerintah Kota Jambi terus melanjutkan peningkatan dan kemudahan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang murah, berkualitas dan manusiawi. Sejalan dengan itu, upaya-upaya untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur dan juga sarana prasarana kesehatan menjadi bagian yang sejalan dengan upaya peningkatan kesehatan itu sendiri. Hal ini semakin diperkuat pada masa pandemi melalui refocussing anggaran untuk penanganan Covid-19, termasuk pada Tahun Anggaran 2021 ini. Sebagaimana target RPJMD Kota Jambi, indikator kinerja utama daerah dibidang kesehatan telah dapat dicapai dengan baik. Pada tahun 2020, Angka Harapan Hidup (AHH) di Kota Jambi adalah 72,65 Tahun, melampaui target rencana sebesar 72,35 Tahun.

Terkait dengan penanganan Covid-19 melalui Dana Refocusing, DID dan CSR, Pemerintah Kota Jambi telah melakukan berbagai Peningkatan Sarpras Kesehatan dan juga Sumber Daya Kesehatan. Saat ini Pemerintah Kota Jambi telah memiliki sendiri Laboratorium Kesehatan Daerah yang lengkapdan modern. Untuk tempat isolasi pasien Covid-19 yang dikelola oleh pemerintah Kota Jambi, terdapat sebanyak 350 ruang, baik yang ada di RS Pemerintah Kota, maupun instalasi non medis milik Pemkot lainnya. Angka BED OCCUPANCY RATE atau BOR Rumah Sakit yang ada di Kota Jambi saat ini telah mencapai 49 persen, artinya respon dan layanan Rumah Sakit di Kota Jambi dalam penanganan pasien Covid-19 di Kota Jambi sangat baik.

Komitmen Tingkatkan kemudahan dan Iklim Investasi yang Kondusif
Investasi merupakan bagian yang strategis dalam mendongkrak aktivitas ekonomi, termasuk dalam penyediaan lapangan kerja. Pada Tahun 2020 realisasi investasi PMDN melalui Izin Prinsip Penanaman Modal tercatat sebesar 249,4 Miliar Rupiah. Jika dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya, tentu terjadi penurunan yang signifikan karena dampak Pandemi Covid-19. Namun demikian, upaya untuk meningkatkan pelayanan investasi, terutama yang terkait perizinan terus ditingkatkan. Saat ini 82 jenis perizinan telah dilakukan melalui “SISTEM PERIZINAN ONLINE KOTA JAMBI”. Tahun 2021 ini pula, Pemkot Jambi sedang merampungkan PEMBANGUNAN MAL PELAYANAN PUBLIK KOTA JAMBI berkonstruksi 3 lantai, dengan luas mencapai 3.720 meter persegi. Sehingga nantinya, pengurusan seluruh perizinan akan dilakukan terpadu pada Mal Pelayanan Publik ini.
Untuk memperkuat basis ekonomi daerah, Pemerintah Kota Jambi melalui berbagai kebijakan dan program, memprioritaskan peningkatan daya saing, kemandirian, inovasi dan juga kreativitas para pelaku Koperasi dan UKM. Pada tahun 2020 sesuai dengan Target RPJMD Kota Jambi, telah terealisasikan peningkatan 8,54 persen UKM yang berkualitas dari 10.763 unit UKM yang ada di Kota Jambi. Demikian halnya dengan Koperasi berkualitas yang meningkat 19,73 persen dari 218 unit koperasi aktif.

Komitmen Bangun Infrastruktur Kota yang Berkualitas dan Berkelanjutan
Untuk meningkatkan kapasitas kota dan juga mendukung kedudukannya sebagai Ibukota Provinsi Jambi, Kota Jambi terus memantapkan komitmen dalam melaksanakan pembangunan dan juga peningkatan sarana dan prasarana dasar perkotaan yang lebih baik dan memadai, yang merata dan terintegrasi dengan sistem perkotaan serta didukung oleh kondisi lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Selama Tahun 2020, Pemerintah Kota Jambi dapat merealisasikan target-target daerah terkait hal tersebut, seperti:

  1. Rasio panjang jaringan jalan yang baik mencapai 87,54 persen dari total jalan status kota sepanjang 510,45 km.
  2. Rasio drainase perkotaan dalam kondisi baik mencapai 92,17 persen dari total panjang drainase 127,2 km.
  3. Pengurangan 6 titik genangan dari 19 titik genangan yang ada di Kota Jambi, tahun 2021 direncanakan untuk mengurangi kembali 3 titik genangan yang masih ada.
  4. Realisasi cakupan pelayanan air minum telah mencapai 70,99 persen atau 85.986 SR, dari potensi yang ada sebanyak 125.841 SR. Tahun 2021 Pemkot Jambi menargetkan cakupan menjadi 76% atau mencapai 95.986 SR.
  5. Secara bertahap 86,11 persen dari 849,52 Ha Kawasan Kumuh yang tersebar di Kota Jambi telah dapat ditangani.
  6. Persentase Pemenuhan Rumah Bagi MBR hingga tahun 2020 telah mencapai 36.975 KK melampaui target sebesar 35.600 KK.
  7. Target Persentase Permukiman yang dilayani Utilitas LPJU hingga tahun 2020 telah mencapai 17.832 titik, melampui target sebesar 16.400 titik.
  8. Indeks Kualitas Air pada tahun 2020 adalah sebesar 39,60 melampaui target yang direncanakan sebesar 38,30
  9. Indeks Kualitas Udara mencapai 84,51 dari target 80,72.
  10. Indeks Kualitas Tutupan Lahan adalah 44,81 jauh melampaui target sebesar 41,70.
  11. Realisasi jumlah pengurangan sampah ditingkat sumber, mampu direalisasikan sebesar 12,85 persen dari target 12,73 persen
  12. Persentase jumlah sampah yang ditangani saat ini telah mencapai 78,71 persen. Pada tahun 2021 untuk menjawab isu lingkungan terkait Pengurangan Gas Rumah Kaca, Pemkot Jambi telah mulai mengoperasikan TPA SANITARY LANDFILL yang berasal dari KFW JERMAN. TPA ini hanya ada di 4 daerah diseluruh Indonesia, dimana nilai investasinya mencapai sebesar 14 Juta EURO atau setara 232 Milyar rupiah lebih.
  13. Pemerintah Kota Jambi juga aktif dalam upaya pengurangan sampah plastik, saat ini Kota Jambi terpilih menjadi satu-satunya Kota di Indonesia untuk ALLIANCE TO END PLASTIC WASTE PROGRAMME dari ICLEI dengan investasi sampai dengan 10 Juta US $

Komitmen Membangun Kota Pintar yang Harmoni
Duet kepemimpinan Kota Jambi Terkini H. Syarif Fasha bersama dr. Maulana, terbukti telah berkomitmen dalam membangun dan mengimplementasikan Kota Pintar (smart city) yang harmoni dan berkemajuan di Kota Jambi. Pada tahun 2018 lalu, Kota Jambi menjadi daerah di Sumatera yang pertama memiliki ruang City Operation Centre atau tuang kendali kota, yang diberi nama Jambi City Operation Centre (JCOC). Ruang tersebut merupakan ruang kendali Kota Jambi yang memantau aktivitas yang terjadi di Kota Jambi, termasuk memiliki fungsi memantau lalu lintas dengan mengimplementasikan aplikasi Area Traffic Control System (ATCS). Untuk mendukung implementasi JCOC, hampir setiap persimpangan di Kota Jambi sudah terpasang CCTV. Selain juga menampilkan informasi kota, JCOC juga memantau aplikasi informasi pengaduan masyarakat melalui aplikasi SIKESAL dan layanan pengaduan kegawatdaruratan melalui layanan call center 112 Kota Jambi

Pemerintah Kota Jambi juga telah mendapat apresiasi dari Pemerintah pusat melalui Kementerian Kominfo Republik Indonesia, sebagai sebagai salah satu dari 25 daerah percontohan (pilot project) implementasi Smart City di Indonesia. Kota Jambi yang telah bertransformasi sebagai kota yang mengimplementasikan konsep smart city dengan baik di Indonesia, telah memanfaatkan berbagai aplikasi pelayanan berbasis teknologi informasi untuk mendukung kegiatan pemerintah dan pelayanan publik. Pemkot Jambi saat ini telah meluncurkan 50 aplikasi guna menunjang kinerja Pemerintah Kota Jambi dan pelayanan publik. Aplikasi tersebut diantaranya Si Kesal (Sistem Informasi Keluhan Masyarakat Online), Dishub Sign On, Dishub Smart, Si Raja Koja (Sistem Informasi Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Kota Jambi), berbagai Aplikasi Perizinan, Info PBB Online, SIKOJA (Sistim Aplikasi Kota Jambi), Digitalisasi Arsip Kepegawaian, Aplikasi Kliping Digital, dan Aplikasi PPID (Permohonan Informasi Publik), E-Library, dan aplikasi pelaporan data Covid-19.Dengan hadirnya berbagai aplikasi pelayanan masyarakat tersebut, Pemkot Jambi berharap pelayanan pemerintah kepada masyarakat dapat berjalan dengan efektif dan optimal, serta dapat menjawab tantangan masyarakat kekinian akan kebutuhan sistem pelayanan yang cepat, terpadu, murah dan efisien. Selain hal tersebut, masih banyak lagi kinerja yang telah di capai oleh Pemerintah Kota Jambi, termasuk yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan juga pemanfataan kemajuan IT dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Pemkot Jambi dibawah kepemimpinan Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha dan Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM, senantiasa mendorong seluruh unit kerja daerah mengoptimalkan sumberdaya daerah dan menciptakan berbagai inovasi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan dan hasil-hasil pembangunan, termasuk upaya-upaya kerjasama yang dijalin dengan berbagai pihak didalam dan luar negeri. Saat ini Kota Jambi juga aktif dalam keanggotaan Internasional ICLEI dan menjadi Anggota GLOBAL EXECUTIVE COUNCIL di Asia Tenggara. Untuk UCLG, Kota Jambi menduduki posisi sebagai anggota DEWAN COUNCIL dan BIRO EKSEKUTIF. Kota Jambi juga telah menjadi anggota dari CITYNET dan DELGOSEA.

Walau dihadapkan pada tantangan pandemi wabah Covid-19, Pemkot Jambi terus berkomitmen untuk terus melanjutkan pemerintahan dan pembangunan. Melalui kebijakan yang diambil, Kota Jambi selalu ingin memastikan bahwa Kota Jambi terus bergerak dalam kemajuannya, citra pemerintah dan pelayanan publik harus terus dibangun dan dekat dengan masyarakat.

Atas upaya sungguh-sungguh yang telah di lakukan, Pemerintah Kota Jambi telah banyak mendapatkan apresiasi berbagai pihak, termasuk kucuran Dana Insentif Daerah atau DID Tahun 2020 dan 2021 sebesar 54 Milyar lebih atas kinerja dan prestasi Kota Jambi dalam berbagai bidang pembangunan, termasuk dalam penanganan dan pelaporan COVID-19. Selain itu, dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Publik Kota Jambi juga mendapatkan berbagai apresiasi dan penghargaan.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *