Awas Hoaks! Nomor IMEI Digunakan Sadap Ponsel

16 Oktober 2020


Jakarta, Kominfo – Dalam media sosial beredar sebuah pesan cara mendeteksi ponsel yang disadap dengan menggunakan nomor IMEI. Dalam narasi konten dijelaskan cara mengecek nomor IMEI di ponsel dengan ketik *#06#.

Pesan melanjutnya dengan isi tampilan layar jika tertera nomor IMEI yang disertai dengan garis miring angka 1 (sebagai contoh 12345678/1) berarti ponsel kita sedang dipantau atau diawasi Tim Cyber Mabes Polri.

Jika tertera angka /2, berarti anda sudah masuk dalam target penyergapan. Oleh karena itu, pengirim pesan mengimbau masyarakat agar mengurangi aktifitas di Facebook dengan tidak memposting atau mengkritik pemerintahan sekarang.

Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menunjukkan fakta bahwa itu tidak benar.

Kementerian Kominfo telah melakukan klarifikasi terkait informasi tersebut dan dijelaskan bahwa nomor IMEI selular dapat diketahui dengan cara menekan *#06#.

Sementara, dua digit terakhir yang dilambangkan dengan /01 atau /02 adalah nomor versi perangkat lunak dan bukan pertanda ponsel sedang disadap.

Berikut laporan isu hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi oleh Tim AIS Kementerian Kominfo, Jumat (16/10/2020):

  1. Harga Vaksin Sinovac di Indonesia 1000% Lebih Mahal Daripada Brazil
  2. Cara Deteksi Ponsel Disadap Menggunakan Nomor IMEI
  3. Media Tak Memberitakan Polisi Terluka saat Demo Menolak RUU Omnibus Law
  4. Polisi Medan Melempar Batu dari Atas Kantor DPRD Sumatera Utara
  5. Intel POLRI Menyusup Berpakaian Almamater Memancing Kerusuhan di Demo UU Cipta Kerja Banjarmasin
  6. Pernyataan Hotman Paris Hutapea Terkait UU Omnibus Law
  7. Calon Wakil Bupati Lucky Hakim Menghilang dari Pemilihan Bupati Indramayu
  8. Grafik WHO terkait 7 Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Otak
  9. Surat Mengatasnamakan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto Permohonan Bantuan Dana Pengamanan Pelaksanaan Pilkada
  10. Preman PKI Perjuangan Menjadi Pam Swakarsa di bawah perlindungan BIN & Polri
  11. Akun WhatsApp Mengatasnamakan Wakil Bupati Majalengka, Tawarkan Bansos
  12. Polri Akan Ganti Seragam seperti Seragam Polisi China

Jakarta, Kominfo – Dalam media sosial beredar sebuah pesan cara mendeteksi ponsel yang disadap dengan menggunakan nomor IMEI. Dalam narasi konten dijelaskan cara mengecek nomor IMEI di ponsel dengan ketik *#06#.

Pesan melanjutnya dengan isi tampilan layar jika tertera nomor IMEI yang disertai dengan garis miring angka 1 (sebagai contoh 12345678/1) berarti ponsel kita sedang dipantau atau diawasi Tim Cyber Mabes Polri.

Jika tertera angka /2, berarti anda sudah masuk dalam target penyergapan. Oleh karena itu, pengirim pesan mengimbau masyarakat agar mengurangi aktifitas di Facebook dengan tidak memposting atau mengkritik pemerintahan sekarang.

Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menunjukkan fakta bahwa itu tidak benar.

Kementerian Kominfo telah melakukan klarifikasi terkait informasi tersebut dan dijelaskan bahwa nomor IMEI selular dapat diketahui dengan cara menekan *#06#.

Sementara, dua digit terakhir yang dilambangkan dengan /01 atau /02 adalah nomor versi perangkat lunak dan bukan pertanda ponsel sedang disadap.

Berikut laporan isu hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi oleh Tim AIS Kementerian Kominfo, Jumat (16/10/2020):

  1. Harga Vaksin Sinovac di Indonesia 1000% Lebih Mahal Daripada Brazil
  2. Cara Deteksi Ponsel Disadap Menggunakan Nomor IMEI
  3. Media Tak Memberitakan Polisi Terluka saat Demo Menolak RUU Omnibus Law
  4. Polisi Medan Melempar Batu dari Atas Kantor DPRD Sumatera Utara
  5. Intel POLRI Menyusup Berpakaian Almamater Memancing Kerusuhan di Demo UU Cipta Kerja Banjarmasin
  6. Pernyataan Hotman Paris Hutapea Terkait UU Omnibus Law
  7. Calon Wakil Bupati Lucky Hakim Menghilang dari Pemilihan Bupati Indramayu
  8. Grafik WHO terkait 7 Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Otak
  9. Surat Mengatasnamakan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto Permohonan Bantuan Dana Pengamanan Pelaksanaan Pilkada
  10. Preman PKI Perjuangan Menjadi Pam Swakarsa di bawah perlindungan BIN & Polri
  11. Akun WhatsApp Mengatasnamakan Wakil Bupati Majalengka, Tawarkan Bansos
  12. Polri Akan Ganti Seragam seperti Seragam Polisi China