Salah satu pendiri yang juga CEO gojek Nadiem Makarim (tengah) meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut rencana, Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya hari ini usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan keduanya periode tahun 2019-2024 bersama Wapres Ma'ruf Amin. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.

Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyambut baik rencana Presiden Jokowi menarik CEO Go-Jek Nadiem Nakarim. Nadiem diketahui masuk dalam bursa Menteri Kabinet yang akan membantu Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Meskipun belum mengetahui posisi Menteri apa yang bakal dijabat Nadiem Makariem, namun Rudiantara meyakini Bos Go-Jek itu memberikan warna baru dalam pemerintahan untuk lima tahun mendatang.

“Kalau menurut saya bagus, kita harus sambut baik. Kita belum tau resmi posisinya dimana, tapi dengan pola pikirnya Chief Nadiem yang senantiasa mencari proses baru, kemudian menyelesaikan permasalahan,” kata Rudiantara saat menghadiri acara syukuran 5 Tahun bersama Chief RA di Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Rudiantara mengatakan, hadirnya Go-Jek menjadi representasi dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Belum lagi, Nadien Makarim melakukan pendekatan yang sama dalam menghadapi persoalan bangsa.

“Go-Jek kan hadir untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat, saya rasa juga beliau akan menerapkan pendekatan yang sama untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa melalui kebijakan pemerintah, tidak lagi kebijakan langsung dari pasar. Jadi, kita sambut baik, apapun keputusan Bapak Presiden, kita dukung,” ucap Rudiantara.

Nadiem Makarim dimata Rudiantara, merupakan sosok anak muda yang berpengalaman dalam proses bisnis di Indonesia. “Gak perlu dipesenin orang dia udah pintar, udah terbiasa membuat proses bisnis baru, mencari cara baru untuk memecahkan permasalahan,” imbuhnya **