Pemkot Jambi Sukses Gelar Hari Anak Nasional, BBGRM dan TTG

20 September 2019


JAMBI – Pemerintah Kota Jambi kembali memperingati Gebyar Hari Anak Nasional Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kota Jambi.

Acara yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rabu (18/9) itu dibuka langsung oleh Wakil Walikota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM. Tampak hadir pula Ketua TP PKK Kota Jambi Hj. Yuliana Fasha, SE, M. Si, Ak, Ca, Ketua GOW Kota Jambi Dr. dr Nadiyah, Sp. OG, Ketua DWP Kota Jambi Ny. Choirianti Budidaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi Drg. Irawati Sukandar, stakeholder para penggiat anak, serta jajaran OPD Pemkot Jambi.

Kegiatan yang dihelat Pemkot Jambi itu berlangsung sukses. Suasana aula Griya Mayang yang dihiasi dengan balon berwarna-warni itu menjadi semakin menampakkan kemeriahan acara. Berbagai kreasi anak-anak yang tampil dalam peringatan Hari Anak Nasional tersebut pun memukau para undangan yang hadir.

Termasuk penampilan siswa SLB Sri Soedewi yang menampilkan opera. Beberapa orang difabel beraksi di atas panggung. Seorang tunanetra bernyanyi, tunawicara menari dan memainkan alat musiknya. Mereka menceritakan tentang kekurangan yang dimiliki, namun tetap harus semangat dan percaya diri.

Selanjutnya, penampilan dance robocop dari anak-anak yang mampu memukau para undangan. Disaat bersamaan, Wakil Walikota pun juga sempat membuat suasana menjadi lebih meriah saat memberikan pertanyaan kepada anak anak yang hadir. Anak yang mampu menjawab pertanyaan itu, diberi hadiah.

Disela-sela kegiatan itu, Wakil Wali Kota Jambi menyampaikan apresiasinya kepada anak-anak yang mampu menunjukan kemampuan terbaiknya. Maulana mengatakan, setiap anak memiliki keunikan yang berbeda. Tidak bisa dipaksa sama mengikuti keinginan orang tua. Kata Maulana, peran keluarga dalam perlindungan anak sangat dibutuhkan. Sebab, orang tua tidak boleh memaksa anak. “Kita sebagai orang tua harus mengikuti dunia anak,”ujarnya.

Maulana menambahkan, bahwa pada Puncak Hari Anak Nasional, BBGRM dan Gelar TTG Kota Jambi tahun 2019 kali ini mengambil tema. “Kita anak Indonesia anak yang gembira”. Dikatakannya bahwa kegembiraan dimulai dari keluarga,” tambahnya.

Maulana juga mengatakan bahwa Kota Jambi saat ini telah menjadi Kota Layak Anak tingkat Madya. Ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, Pemkot terus mendorong untuk menciptakan Kota layak anak. “Kita terus mendorong dengan melakukan beberapa hal seperti menyediakan infrastruktur fisik tanpa diskriminatif. Memberikan fasilitas untuk anak-anak kita yang difabel, penyandang yang kelainan khusus atau kebutuhan khusus. Yang kedua, kita mengembangkan pendidikan yang penuh dengan kebahagiaan. Berikan hak-hak dasar kepada anak termasuk hari ini. Kita membagikan Kartu Identitas Anak dan hal ini adalah bagian dari hak anak untuk mendapatkan identitas kependudukan sebagai anak Indonesia. Kemudian yang ketiga kita mendorong dunia pendidikan untuk ramah terhadap anak, dan memberikan ruang sebesar-besarnya kepada anak. Tidak boleh ada diskriminatif. Tidak boleh ada kekerasan pada anak, perempuan dan lain sebagainya. Mari kita sama sama berjuang untuk kota layak anak. Nanti akan kita turun ke kecamatan, kelurahan dan RT,” ujarnya.

Bersamaan dengan acara tersebut juga di serahkan Kartu Identitas Anak (KIA) dan penyerahan pemenang Lomba BBGRM tingkat Kota Jambi tahun 2019. Untuk Juara I adalah Kelurahan Kenali Asam Bawah, juara II adalah Kelurahan Talang Bakung, juara III Kelurahan Bagan Pete dan untuk juara umum jatuh kepada Kecamatan Kota Baru. Sedangkan untuk pemenang Kampung Bantar, juara I Kecamatan Danau Sipin, juara II Kecamatan Kota Baru, juara III Kecamatan Jelutung, juara harapan I Kecamatan Jambi Selatan dan juara harapan II Kecamatan Jambi Timur.

Sementara untuk pemenang Inovasi Kampung Bantar Kreatif adalah RT. 12 Kelurahan Kasang Kecamatan Jambi Timur, disusul RT. 30 Kelurahan Payolebar kecamatan Jelutung, RT. 25 Kelurahan Kenali Asam Bawah Kecamatan Kotabaru, selanjutnya RT. 14 Kelurahan Buluran Kecamatan Telanaipura, disusul RT. 15 Kelurahan Bagan Pete Kecamatan Alam Barajo, RT. 07 Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin, RT. 19 Kelurahan Tambak Sari Kecamatan Jambi Selatan serta RT. 20 juga dari Kelurahan Tambak Sari Kecamatan Jambi Selatan.

Sumber: Bagian Humas Setda Kota Jambi


JAMBI – Pemerintah Kota Jambi kembali memperingati Gebyar Hari Anak Nasional Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kota Jambi.

Acara yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rabu (18/9) itu dibuka langsung oleh Wakil Walikota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM. Tampak hadir pula Ketua TP PKK Kota Jambi Hj. Yuliana Fasha, SE, M. Si, Ak, Ca, Ketua GOW Kota Jambi Dr. dr Nadiyah, Sp. OG, Ketua DWP Kota Jambi Ny. Choirianti Budidaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi Drg. Irawati Sukandar, stakeholder para penggiat anak, serta jajaran OPD Pemkot Jambi.

Kegiatan yang dihelat Pemkot Jambi itu berlangsung sukses. Suasana aula Griya Mayang yang dihiasi dengan balon berwarna-warni itu menjadi semakin menampakkan kemeriahan acara. Berbagai kreasi anak-anak yang tampil dalam peringatan Hari Anak Nasional tersebut pun memukau para undangan yang hadir.

Termasuk penampilan siswa SLB Sri Soedewi yang menampilkan opera. Beberapa orang difabel beraksi di atas panggung. Seorang tunanetra bernyanyi, tunawicara menari dan memainkan alat musiknya. Mereka menceritakan tentang kekurangan yang dimiliki, namun tetap harus semangat dan percaya diri.

Selanjutnya, penampilan dance robocop dari anak-anak yang mampu memukau para undangan. Disaat bersamaan, Wakil Walikota pun juga sempat membuat suasana menjadi lebih meriah saat memberikan pertanyaan kepada anak anak yang hadir. Anak yang mampu menjawab pertanyaan itu, diberi hadiah.

Disela-sela kegiatan itu, Wakil Wali Kota Jambi menyampaikan apresiasinya kepada anak-anak yang mampu menunjukan kemampuan terbaiknya. Maulana mengatakan, setiap anak memiliki keunikan yang berbeda. Tidak bisa dipaksa sama mengikuti keinginan orang tua. Kata Maulana, peran keluarga dalam perlindungan anak sangat dibutuhkan. Sebab, orang tua tidak boleh memaksa anak. “Kita sebagai orang tua harus mengikuti dunia anak,”ujarnya.

Maulana menambahkan, bahwa pada Puncak Hari Anak Nasional, BBGRM dan Gelar TTG Kota Jambi tahun 2019 kali ini mengambil tema. “Kita anak Indonesia anak yang gembira”. Dikatakannya bahwa kegembiraan dimulai dari keluarga,” tambahnya.

Maulana juga mengatakan bahwa Kota Jambi saat ini telah menjadi Kota Layak Anak tingkat Madya. Ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, Pemkot terus mendorong untuk menciptakan Kota layak anak. “Kita terus mendorong dengan melakukan beberapa hal seperti menyediakan infrastruktur fisik tanpa diskriminatif. Memberikan fasilitas untuk anak-anak kita yang difabel, penyandang yang kelainan khusus atau kebutuhan khusus. Yang kedua, kita mengembangkan pendidikan yang penuh dengan kebahagiaan. Berikan hak-hak dasar kepada anak termasuk hari ini. Kita membagikan Kartu Identitas Anak dan hal ini adalah bagian dari hak anak untuk mendapatkan identitas kependudukan sebagai anak Indonesia. Kemudian yang ketiga kita mendorong dunia pendidikan untuk ramah terhadap anak, dan memberikan ruang sebesar-besarnya kepada anak. Tidak boleh ada diskriminatif. Tidak boleh ada kekerasan pada anak, perempuan dan lain sebagainya. Mari kita sama sama berjuang untuk kota layak anak. Nanti akan kita turun ke kecamatan, kelurahan dan RT,” ujarnya.

Bersamaan dengan acara tersebut juga di serahkan Kartu Identitas Anak (KIA) dan penyerahan pemenang Lomba BBGRM tingkat Kota Jambi tahun 2019. Untuk Juara I adalah Kelurahan Kenali Asam Bawah, juara II adalah Kelurahan Talang Bakung, juara III Kelurahan Bagan Pete dan untuk juara umum jatuh kepada Kecamatan Kota Baru. Sedangkan untuk pemenang Kampung Bantar, juara I Kecamatan Danau Sipin, juara II Kecamatan Kota Baru, juara III Kecamatan Jelutung, juara harapan I Kecamatan Jambi Selatan dan juara harapan II Kecamatan Jambi Timur.

Sementara untuk pemenang Inovasi Kampung Bantar Kreatif adalah RT. 12 Kelurahan Kasang Kecamatan Jambi Timur, disusul RT. 30 Kelurahan Payolebar kecamatan Jelutung, RT. 25 Kelurahan Kenali Asam Bawah Kecamatan Kotabaru, selanjutnya RT. 14 Kelurahan Buluran Kecamatan Telanaipura, disusul RT. 15 Kelurahan Bagan Pete Kecamatan Alam Barajo, RT. 07 Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin, RT. 19 Kelurahan Tambak Sari Kecamatan Jambi Selatan serta RT. 20 juga dari Kelurahan Tambak Sari Kecamatan Jambi Selatan.

Sumber: Bagian Humas Setda Kota Jambi