Musim Penghujan, Fasha Ajak Warga Perangi DBD, Instruksikan Seluruh Lurah, Camat dan Dinkes Lakukan Fogging

19 November 2019


JAMBI – Pemerintah Kota Jambi akan melaksanakan kegiatan operasi massal Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh wilayah Kota Jambi secara serentak. Hal ini sesuai dengan instruksi Walikota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME kepada para lurah, camat dan dinas kesehatan untuk melakukan fogging.

Instruksi tersebut merupakan wujud nyata, aksi tanggap dan tangkal dini Pemkot Jambi terhadap dampak mengantisipasi masuknya musim hujan. Serta untuk mengeliminasi potensi penyebaran DBD (Demam Berdarah Dengue/Dengue Fever) dalam wilayah Kota Jambi.

Selain melaksanakan kegiatan fogging, Walikota juga menyarankan untuk pemberian bubuk abate. Selain itu, pihak dinas kesehatan juga diminta untuk mengedukasi masyarakat, akan bahaya penyakit DBD dan juga tata cara memberantas dan mencegah berkembangnya nyamuk. Diantaranya adalah mengedukasi warga setempat untuk menerapkan prinsip 3 M (Menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, serta mengubur atau mendaur ulang barang yang dapat menjadi berkembangnya jentik nyamuk).

Wali Kota Fasha juga mengungkapkan bahwa kegiatan PSN sejatinya telah rutin dilaksanakan sebelumnya. Bahkan jika memungkinkan operasi ini akan dilakukan secara massal di setiap wilayah. Hal ini adalah respon cepat Pemkot Jambi terhadap berkembangnya jumlah korban jiwa akibat DBD di Kota Jambi.

“Sebetulnya kegiatan PSN sudah rutin kita laksanakan sebelumnya. Kita harap tidak ada korban jiwa karena sudah kita antisipasi sejak awal. Kegiatan ini akan dilaksanakan seterusnya, jangan distop hingga seluruh RT sudah di fogging. Tidak hanya fogging, kami juga akan mengedukasi masyarakat dan memberikan bubuk abate secara gratis. Ingat pembagian abate dan fogging semuanya gratis,” tegas Wali Kota Fasha.

Wali Kota Fasha juga berharap ada kerjasama dan peran aktif masyarakat untuk membantu pemerintah dalam memberantas dan mengeliminir DBD di Kota Jambi.

“Kami berharap masyarajat juga berperan aktif membantu pemerintah memberantas sarang nyamuk dilingkungannya. Hal sederhana, jaga kebersihan, buang sampah dan perhatikan wadah atau sampah yang menjadi tempat genangan air. Perilaku hidup bersih juga penting kita laksanakan di rumah,” himbau Fasha.

Ia mengatakan kegiatan itu juga mengajak masyarakat untuk menerapkan 3M plus, sebagai langkah efektif preventif DBD. Ia juga menegaskan komitmen Pemkot Jambi yang begitu tinggi dalam menanggulangi mata rantai wabah DBD di Kota Jambi.

“Seluruh jajaran Pemkot Jambi berjuang bersama memutus mata rantai, jangan sampai ada kematian lagi. Pemerintah tidak akan bisa berbuat banyak jika tidak ada dukungan masyarakat. Jika masyarakat diseluruh pelosok Kota Jambi bersatu padu, melaksanakan 3M plus, maka mata rantai penularan DBD bisa kita putuskan,” pungkasnya.

Sumber: Bagian Humas Setda Kota Jambi


JAMBI – Pemerintah Kota Jambi akan melaksanakan kegiatan operasi massal Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh wilayah Kota Jambi secara serentak. Hal ini sesuai dengan instruksi Walikota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME kepada para lurah, camat dan dinas kesehatan untuk melakukan fogging.

Instruksi tersebut merupakan wujud nyata, aksi tanggap dan tangkal dini Pemkot Jambi terhadap dampak mengantisipasi masuknya musim hujan. Serta untuk mengeliminasi potensi penyebaran DBD (Demam Berdarah Dengue/Dengue Fever) dalam wilayah Kota Jambi.

Selain melaksanakan kegiatan fogging, Walikota juga menyarankan untuk pemberian bubuk abate. Selain itu, pihak dinas kesehatan juga diminta untuk mengedukasi masyarakat, akan bahaya penyakit DBD dan juga tata cara memberantas dan mencegah berkembangnya nyamuk. Diantaranya adalah mengedukasi warga setempat untuk menerapkan prinsip 3 M (Menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, serta mengubur atau mendaur ulang barang yang dapat menjadi berkembangnya jentik nyamuk).

Wali Kota Fasha juga mengungkapkan bahwa kegiatan PSN sejatinya telah rutin dilaksanakan sebelumnya. Bahkan jika memungkinkan operasi ini akan dilakukan secara massal di setiap wilayah. Hal ini adalah respon cepat Pemkot Jambi terhadap berkembangnya jumlah korban jiwa akibat DBD di Kota Jambi.

“Sebetulnya kegiatan PSN sudah rutin kita laksanakan sebelumnya. Kita harap tidak ada korban jiwa karena sudah kita antisipasi sejak awal. Kegiatan ini akan dilaksanakan seterusnya, jangan distop hingga seluruh RT sudah di fogging. Tidak hanya fogging, kami juga akan mengedukasi masyarakat dan memberikan bubuk abate secara gratis. Ingat pembagian abate dan fogging semuanya gratis,” tegas Wali Kota Fasha.

Wali Kota Fasha juga berharap ada kerjasama dan peran aktif masyarakat untuk membantu pemerintah dalam memberantas dan mengeliminir DBD di Kota Jambi.

“Kami berharap masyarajat juga berperan aktif membantu pemerintah memberantas sarang nyamuk dilingkungannya. Hal sederhana, jaga kebersihan, buang sampah dan perhatikan wadah atau sampah yang menjadi tempat genangan air. Perilaku hidup bersih juga penting kita laksanakan di rumah,” himbau Fasha.

Ia mengatakan kegiatan itu juga mengajak masyarakat untuk menerapkan 3M plus, sebagai langkah efektif preventif DBD. Ia juga menegaskan komitmen Pemkot Jambi yang begitu tinggi dalam menanggulangi mata rantai wabah DBD di Kota Jambi.

“Seluruh jajaran Pemkot Jambi berjuang bersama memutus mata rantai, jangan sampai ada kematian lagi. Pemerintah tidak akan bisa berbuat banyak jika tidak ada dukungan masyarakat. Jika masyarakat diseluruh pelosok Kota Jambi bersatu padu, melaksanakan 3M plus, maka mata rantai penularan DBD bisa kita putuskan,” pungkasnya.

Sumber: Bagian Humas Setda Kota Jambi