Menkominfo Harap Indonesia Lahirkan Generasi Muda Pencipta Robot

14 October 2019


Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menaruh harapan besar kepada anak muda Indonesia. Khususnya yang memiliki minat di industri teknologi agar bisa menghasilkan robot buatan dalam negeri.

“Saya apresiasi teman-teman Rumah Robotik Indonesia yang boleh dikatakan promotor robot di Indonesia. Kita berharap ada robot yang buatan Indonesia,” kata Rudiantara di acara Robotkids yang diselenggarakan Rumah Robot Indonesia di One Belpark Mall, Minggu, (13/10/2019).

Menkominfo Rudiantara mengatakan, pengetahuan dan keterampilan tentang dunia robot perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus bangsa. Sebab, hal itu seiring dengan terus berkembangnya teknologisasi. “Salah satu teknologi yang harus kita kuasai adalah teknologi robotic. Nantinya penggunaan robot akan banyak di sekeliling kita. Mungkin suatu saat Ibu/Bapak guru kalau pelajarannya berulang-ulang, bisa diganti robot,” kata Menkominfo.

Dalam acara yang menghadirkan ratusan anak SD dari berbagai sekolah tersebut, Menteri Rudiantara menjelaskan bahwa penguasaan robotik bisa dimulai di usia kanak-kanak, dengan belajar coding atau kodifikasi yang merupakan suatu proses belajar tentang logic. “Saya yakin jika mulai belajar coding dari sekolah dasar, masa depan Indonesia akan jauh lebih baik. Yang sekarang usianya 6 – 8 tahun, nanti di SMP dan SMA sudah bisa membuat robot sendiri, tentunya yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari,” ucap Menteri Rudiantara.

Lebih lanjut, Rudiantara mencontohkan hotel masa depan yang saat ini sedang diuji cobakan di Tiongkok dengan menggunakan robot. Hotel masa depan tersebut hanya membutuhkan tenaga manusia pada saat check out dari hotel.

“Di hotel masa depan itu kita reservasi hotelnya lewat aplikasi, itu sudah biasa. Datang cek in sendiri, masuk kamar sendiri, semuanya robot yang menyediakan kecuali pada saat check out,” jelasnya

Sementara itu, Presiden Direktur Rumah Robot Indonesia, Jully Tjindrawan, menantang anak muda Indonesia untuk bisa menciptakan robot. Jully meyakini bahwa banyak anak muda yang memiliki talenta di dunia robotik.

“Saya tantang anak-anak muda kita membuat (robot) seperti Sofia. Semua anak muda kita bisa, kesulitannya tidak bisa packaging-nya, tapi kalau isinya, aplikasinya, otaknya, brandnya semua mereka jago-jago anak bangsa kita,” kata Jully saat mendampingi Menkominfo Rudiantara di acara tersebut.**

Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menaruh harapan besar kepada anak muda Indonesia. Khususnya yang memiliki minat di industri teknologi agar bisa menghasilkan robot buatan dalam negeri.

“Saya apresiasi teman-teman Rumah Robotik Indonesia yang boleh dikatakan promotor robot di Indonesia. Kita berharap ada robot yang buatan Indonesia,” kata Rudiantara di acara Robotkids yang diselenggarakan Rumah Robot Indonesia di One Belpark Mall, Minggu, (13/10/2019).

Menkominfo Rudiantara mengatakan, pengetahuan dan keterampilan tentang dunia robot perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus bangsa. Sebab, hal itu seiring dengan terus berkembangnya teknologisasi. “Salah satu teknologi yang harus kita kuasai adalah teknologi robotic. Nantinya penggunaan robot akan banyak di sekeliling kita. Mungkin suatu saat Ibu/Bapak guru kalau pelajarannya berulang-ulang, bisa diganti robot,” kata Menkominfo.

Dalam acara yang menghadirkan ratusan anak SD dari berbagai sekolah tersebut, Menteri Rudiantara menjelaskan bahwa penguasaan robotik bisa dimulai di usia kanak-kanak, dengan belajar coding atau kodifikasi yang merupakan suatu proses belajar tentang logic. “Saya yakin jika mulai belajar coding dari sekolah dasar, masa depan Indonesia akan jauh lebih baik. Yang sekarang usianya 6 – 8 tahun, nanti di SMP dan SMA sudah bisa membuat robot sendiri, tentunya yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari,” ucap Menteri Rudiantara.

Lebih lanjut, Rudiantara mencontohkan hotel masa depan yang saat ini sedang diuji cobakan di Tiongkok dengan menggunakan robot. Hotel masa depan tersebut hanya membutuhkan tenaga manusia pada saat check out dari hotel.

“Di hotel masa depan itu kita reservasi hotelnya lewat aplikasi, itu sudah biasa. Datang cek in sendiri, masuk kamar sendiri, semuanya robot yang menyediakan kecuali pada saat check out,” jelasnya

Sementara itu, Presiden Direktur Rumah Robot Indonesia, Jully Tjindrawan, menantang anak muda Indonesia untuk bisa menciptakan robot. Jully meyakini bahwa banyak anak muda yang memiliki talenta di dunia robotik.

“Saya tantang anak-anak muda kita membuat (robot) seperti Sofia. Semua anak muda kita bisa, kesulitannya tidak bisa packaging-nya, tapi kalau isinya, aplikasinya, otaknya, brandnya semua mereka jago-jago anak bangsa kita,” kata Jully saat mendampingi Menkominfo Rudiantara di acara tersebut.**