12 October 2016
Dekatkan Pelayanan, Walikota Fasha Resmikan Pelayanan Terpadu Kecamatan

Image

JAMBI – Inovasi tiada henti senantiasa dilakukan Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Walikota Syarif Fasha dalam meningkatkan aksesibilitas pelayanan kepada masyarakat. Upaya dan inovasi pelayanan guna memudahkan masyarakat tersebut diantaranya adalah dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan cara menjadikan kecamatan sebagai pusat sekaligus simpul pelayanan terdepan ditengah-tengah masyarakat.

Hal tersebut tampak saat Walikota Jambi H. Syarif Fasha meresmikan operasional Gedung Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Kecamatan Jelutung, Jumat (7/10).

Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan PATEN merupakan salah satu instrument reformasi birokrasi dalam pemerintahan. Penyelenggaraan pelayanan publik yang terpadu di kecamatan juga dimaksudkan sebagai salah satu upaya mendekatkan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Oleh karena itu membangun sistem manajemen pelayanan publik yang handal adalah sebuah keniscayaan bagi daerah kalau ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya,” ujarnya.

Oleh karenanya kata Fasha tidak mengherankan kalau perbaikan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu alasan mengapa Pemerintah mendesentralisasikan kewenangan penyelenggaraan pelayanan publik kepada daerah, termasuk pelimpahan kewenangannya sebagai Walikota kepada kecamatan yang telah dilakukannya.

“Inti PATEN adalah pendelegasian wewenang dari Walikota secara bertahap, misalnya tentang perizinan, izin mendirikan usaha, izin mendirikan bangunan, dan perizinan lainnya dengan skala tertentu, yang telah menjadi kewenangan kecamatan,” tambahnya.

Dijelaskannya saat ini dirinya sebagai Walikota sudah tidak lagi menandatangi berbagai izin usaha, IMB dan izin lainnya. Sebagaimana diketahui upaya Pemerintah Kota Jambi memberikan kemudahan pelayanan untuk mempermudah masyarakatnya itu diantaranya seperti usaha kecil cukup mengurus perizinannya melalui kantor camat dan usaha besar bisa langsung ke BPMPPT.

“Saya sudah melimpahkan sebagian wewenang saya ke kecamatan. Saat ini saya hanya menandatangani izin Amdal dan izin prinsip saja. Diluar itu, cukup melalui BPMPPT untuk usaha skala besar dan kecamatan melalui PATEN untuk usaha kecil,” terangnya.

Kemudahan PATEN itu dicontohkan Fasha, misalnya ada warga yang ingin mengurus izin mendirikan toko manisan, mereka tidak lagi harus ke Kantor Walikota, namun cukup ke Kantor Kecamatan. Begitu juga dalam kepengurusan KK dan KTP, warga bersangkutan tidak lagi ke Kantor Dukcapil melainkan cukup di Kantor Kecamatan. Pelayanan di Kantor Walikota hanya pelayanan Amdal dan Izin Prinsip saja.

“PATEN ini juga sangat membantu efektifitas pemerintah dalam bekerja. Untuk itu, kepada para Lurah agar dapat mensosialisasikan PATEN ini, tentu saja juga harus didukung oleh para Ketua RT,” tutur Fasha.

Fasha mengaskan kembali harapannya agar pelaksanaan PATEN itu dapat diterapkan dengan sebaik-baiknya di kecamatan. Ia juga minta dengan penerapan PATEN itu tidak hanya memperpendek birokrasi namun juga dapat mempersingkat waktu.

“Saya tegaskan agar pelayanan ini betul-betul dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat. Saya minta melalui PATEN ini izin semuanya bisa selesai satu atau paling lambat 2 hari. Jangan sampai berminggu-minggu,” tegasnya.

Fasha juga menegaskan agar tidak ada lagi pencaloan dalam proses pembuatan izin atau adminsitrasi lainnya di kecamatan. Ia juga tidak main-main, Fasha minta masyarakat agar melaporkan langsung kepadanya jika mendapati oknum ASN yang meminta sejumlah uang saat melakukan pengurusan izin usaha, IMB, e-KTP, Kartu Keluarga dan lainnya. Bahkan Fasha akan memberikan hadiah kepada masyarakat yang mendapati oknum tersebut.

“Laporkan langsung ke saya. Catat nama oknumnya, termasuk pejabatnya jika ditemukan. Jika memang benar dan terbukti, masyarakat yang melaporkan akan saya beri hadiah uang Rp.1 juta,” tegasnya.

Sementara itu kepada sejumlah wartawan, Camat Jelutung Desyanti dalam sambutannya menyampaikan, untuk proses pelayanan di PATEN Kecamatan Jelutung ini menggunakan dual system, yaitu online dan manual. Masyarakat yang ingin mengurus perizinan dan lainnya dapat dilakukan dan diakses dari manapun, baik itu dirumah atau tempat lain. Hal tersebut dilakukan untuk registrasi dan pengisian form aplikasi.

“Kami menerapkan sistem aplikasi pelayanan Kecamatan berbasis Android. Setelah itu masyarakat dapat datang untuk melengkapi berkas persyaratan ataupun mengambil berkas yang telah selesai dikerjakan,” terang Desy.

Desy menambahkan, Gedung PATENnya itu berkonsep One Stop Service. Pelayanan perizinan, Dukcapil serta PBB dilakukan disatu tempat. Ia juga berharap hal itu dapat meningkatkan standart mutu pelayanan di kantornya.

“Kami akan membuat standar pelayanan PATEN ini sesuai dengan standar mutu manajemen pelayanan prima yang terakreditasi. Doakan kami akan mendapat ISO Pelayanan berkualitas kedepannya dalam waktu dekat.” ujar Camat yang masih belia ini.

Hadir dalam acara tersebut para Staf Ahli Walikota, Asisten, Kepala SKPD, Forkompincam Jelutung, para Camat se-Kota Jambi, Lurah, Ketua RT serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Jelutung.

SUMBER: BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KOTA JAMBI.

  



12 October 2016
Semarak Muharram, Walikota Fasha Buka Festival Qasidah Rebana

Image

JAMBI – Semarak tahun baru Islam di Kota Jambi sangat terasa dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Jambi. Setelah sebelumnya menggelar Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Kota Jambi, Festival Anak Shaleh Indonesia, kini Pemkot kembali menggelar kegiatan bernuansakan Islami.

Untaian shalawat dan kalimah-kalimah nabawiyah menggema dikawasan kantor Walikota Jambi saat Walikota H. Syarif Fasha membuka secara resmi Festival Seni Qasidah Rebana tingkat Kota Jambi, Kamis (6/10).

Kehadiran Walikota Fasha yang disambut dengan tabuhan rebana dan bacaan shalawat itu mampu menggugah pengunjung yang hadir untuk turut pula mengumandangkan shalawat secara bersama-sama.

Dalam sambutannya Walikota Syarif Fasha menyampaikan apresiasinya kepada penyelenggara dan peserta festival rebana yang berasal dari group qasidah rebana dari 11 kecamatan dalam Kota Jambi. Ia juga mengucapkan rasa bangga dan syukurnya atas tingginya animo masyarakat mengikuti festival rebana tersebut.

“Ini menunjukan bahwa semangat ibu-ibu mensyiarkan Islam melalui seni qasidah rebana masih sangat tinggi ditengah arus globalisasi saat ini,” ujarnya.

Fasha juga menambahkan dirinya akan tetap terus memfasilitasi kegiatan-kagiatan yang berdampak posotif dalam mendukung pembangunan Kota Jambi, termasuk upaya mengembangkan seni qasidah rebana tersebut, apalagi kata Fasha, festival qasidah rebana itu memang telah menjadi janjinya dihadapan ibu-ibu majelis taklim saat bersilaturrahmi kepadanya belum lama ini.

Mengingat antusiasnya masyarakat khususnya ibu-ihu majelis taklim akan kegiatan itu, Walikota Fasha menjanjikan akan menjadikan kegiatan tersebut sebagai kegiatan rutin Pemerintah Kota Jambi.

“Kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan kita, insyaAllah tahun depan akan kita gelar lebih meriah lagi,” tambah Fasha.

Sementara itu ketua penyelenggara Hj. Laksmi Majid menyampaikan terimakasihnya kepada Walikota Fasha, karena menurutnya kegiatan yang telah lama ditunggu-tunggu ibu-ibu majelis taklim dan group qasidah rebana itu akhirnya terealisasi dimasa kepemimpinan Walikota Jambi Syarif Fasha.

“Atas nama ibu-ibu majelis taklim kami mengucapkan terimakasih atas perhatian pak Walikota yang memfasilitasi festival rebana ini, kami sangat mengucapkan syukur apalagi kegiatan ini dilaksanakan dengan mengambil tempat dipusat Pemerintahan Kota Jambi yakni dilapangan Kantor Walikota,” ujar Laksmi.

Ketua panitia Hj. Laksmi juga mengajak anggotanya dari majelia taklim untuk mendoakan Walikota beserta jajarannya agar dapat merealisasikan program pemerintah dengan baik demi kemajuan Kota Jambi.

“Mari kita doakan bapak Walikota Fasha beserta keluarga dan jajaran Pemerintah Kota Jambi selalu mendapat petunjuk dan berkah dalam melaksanakan tugasnya membangun Kota Jambi,” harapnya.

Festival seni qasidah rebana yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 Oktober itu diikuti sebanyak 22 group, yang dibagi dalam 2 kategori yaitu kategori remaja dan dewasa. Tampak masyarakat antusias menyaksikan festival rebana yang untuk kali pertama digelar dilapangan utama kantor Walikota tersebut. Hampir seribuan orang yang didominasi kaum hawa dari majelis taklim se-Kota Jambi turut menyaksikan festival yang bertujuan mengembangkan seni budaya Islam dan syiar itu.

 

SUMBER: BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KOTA JAMBI.

  



6 October 2016
Walikota Fasha Kukuhan Majelis Taklim Perempuan IPHI Kota Jambi

Image

JAMBI – Bertempat di gedung Putro Ratno Jambi, kemarin (4/10) Walikota Jambi H. Syarif Fasha mengukuhkan pengurus Majelis Taklim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (MTP-IPHI) kota Jambi masa bakti 2016 – 2021.

Walikota Jambi H. Syarif Fasha dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas terbentuknya pengurus Majelis Taklim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia kota Jambi itu. Fasha juga mengatakan, dirinya sebagai Walikota Jambi akan terus mendorong lahirnya himpunan atau perkumpulan masyarakat yang dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Kota Jambi, terlebih lagi kepada upaya untuk mencerdaskan ummat melalui majelis taklim seperti yang dilakukan IPHI tersebut.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah, saya mengucapkan selamat dengan pengukuhan ini. Saya berharap perkumpulan majelis taklim ini dapat segera memberikan manfaat bagi ummat dan kemajuan Kota Jambi. Pemerintah Kota Jambi siap menjadi mitra dan memfasilitasi berbagai kegiatan positif tersebut,” ujar Fasha.

Ketua terpilih MTP-IPHI Kota Jambi, Hj. Fatmalis Dastam dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada Walikota Jambi, karena Pemerintah Kota Jambi telah memberikan perhatian yang besar kepada organisasinya tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang telah diberikan oleh Bapak Walikota, kami berharap semoga organisasi ini akan menjadi mitra pemerintah dalam hal keagamaan yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat Kota Jambi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan akan segera bekerja melaksanakan program majelis taklim sesuai dengn AD/ART serta juga akan segera membentuk membentuk kepengurusan hingga ditingkat kecamatan dan kelurahan.

Sementara itu Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jambi, H. Rafii Salim, menyampaikan rasa bangganya dengan adanya Majelis Taklim Perempuan IPHI kota Jambi itu. Ia berharap kedepan MTP-IPHI akan lebih aktif dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat dibidang keagamaan khususnya dapat melestarikan Haji Mabrur.

Ditempat yang sama Kakan Kemenag Provinsi Jambi H. Taher Rahman mengucapkan syukur atas pengukuhan itu dan ia berharap pengurus dapat menjalankan amanah untuk kemajuan organisasinya “Saya berharap kepada pengurus dapat menjalankan amanah dan tugas dalam beroganisasi dengan baik serta bermanfaat bagi masyarakat,”pungkasnya.

 

SUMBER: BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KOTA JAMBI.

  



6 October 2016
Terharu Bertemu Walikota, Jamaah Haji Teteskan Air Mata

Image

JAMBI – Bertempat dilapangan utama kantor Walikota Jambi, Senin malam (3/10), Walikota Jambi H. Syarif Fasha menyambut kedatangan ratusan jamaah haji asal kota Jambi yang tergabung dalam kloter 16 embarkasi Batam.

Penyambutan secara sederhana dan penuh hikmat tersebut dilakukan Walikota Fasha sebagai wujud penghargaan dan rasa syukur atas terlaksananya dengan baik perjalanan ibadah haji jamaah asal Kota Jambi.

Tampak suasana haru saat Walikota Fasha menyalami satu persatu para tamu Allah itu. Bahkan salah seorang jamaah sempat terlihat meneteskan air mata.

Walikota Jambi Syarif Fasha, dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur atas kembalinya dengan selamat para jamaah haji asal Kota Jambi itu.

“Alhamdulillah bapak dan Ibu telah kembali ke Kota Jambi dari menunaikan ibadah haji dan saat ini sudah menyandang status haji dan hajjah, semoga menjadi haji yang mabrur,” ujar Fasha.

Walikota juga menjelaskan, tidak semua orang mendapat kesempatan melaksanakan ibadah tersebut, dan hanya bagi orang-orang pilihanlah yang dipanggil oleh Allah SWT untuk menjadi tamu di Baitullah, tanah suci Makkah al-Mukarramah.

“Jadi berbahagilah bapak-bapak, bu-ibu, dan saudara-saudara yang mendapat panggilan suci dari Tanah Haram itu, dan kini telah menyandang sebutan Haji,” tambahnya.

Fasha juga berpesan, agar kebiasaan para jamaah yang selama ini melakukan hal-hal yang baik selama di tanah suci, dengan banyak melakukan amalan-amalan sunnah, seperti kebiasaan shalat malam, membaca Alquran dan ibadah lainnya, agar tetap melakukannya meskipun saat ini telah kembali ketanah air.

“Seperti bapak ibu jamaah melakukan sholat sunnah sebelum sholat wajib, hal itu juga harus dilakukan saat dirumah, termasuk juga rutin membaca Alquran. Mabrurnya haji bapak-bapak dan ibu-ibu semua akan membawa keberkahan untuk kota Jambi, insyaAllah akan banyak sekali kebaikan yang kita dapatkan setelah pulang mengerjakan haji ini,” kata Fasha.

Penyambutan 444 orang jamaah haji asal Kota Jambi yang berlangsung penuh hikmat itu, selain dihadiri Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD Pemerintah Kota Jambi, turut hadir pula Kakan Kemenag Kota Jambi M. Iqbal serta Kabag Kesra Saleh Ridha.

 

SUMBER: BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KOTA JAMBI.

  



4 October 2016
Walikota Fasha Buka Festival Anak Shaleh ke XV Kota Jambi

Image

JAMBI – Pemerintah Kota Jambi tidak hanya gencar membangun sarana dan prasarana fisik saja, namun Pemkot juga gencar membangun mental dan spritual generasi muda. Hal tersebut telihat saat Walikota Jambi H. Syarif Fasha membuka secara resmi Festval Anak Shaleh (FASI) tingkat Kota Jambi tahun 2016, kemarin (3/10).

Kegiatan yang diselenggarakan sebagai rangkaian Semarak Muharram Pemerintah Kota Jambi itu digelar di lapangan utama kantor Walikota Jambi dari tanggal 3 hingga 5 Oktober 2016 yang diikuti sebanyak 636 orang peserta yang berasal dari 83 TPA/Pami se-Kota Jambi. Perlombaan tersebut juga memperebutkan piala bergilir Walikota Jambi.

Acara pembukaan diawali dengan pawai taaruf kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dilantunkan oleh dua qori cilik bersaudara terbaik pada perhelatan MTQ Tingkat Provinsi Jambi tahun 2016 lalu asal Kota Jambi, Farhan dan Akbar.

Walikota Jambi H. Syarif Fasha menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia dan para peserta lomba. Terlebih Kota Jambi adalah juara umum FASI tahun lalu yang berlangsung di Kabupaten Kerinci.

Dikatakan Walikota Fasha, prestasi sebagai juara umum tahun lalu itu hendaknya menjadi motivasi bagi anak-anak untuk tampil lebih percaya diri. Selain mencari juara, event keagamanan ini kata Fasha juga menjadi ajang melatih anak-anak agar berprestasi dibidang keagamaan sehingga kelak menjadi anak shaleh dan shalehah.

Oleh karena pentingnya pembinaan anak usia dini itu, maka Pemerintah Kota Jambi akan terus memfasilitasi kegiatan-kegiatan serupa. Selain itu Pemkot juga terus memberikan perhatian yang besar kepada para imam, guru-guru ngaji, dai daiyah, para pengajar agama Islam karena mereka turut memiliki peran penting dalam menciptakan generasi-generasi Islami saat ini dan dimasa depan.

Walikota Fasha juga berpesan agar anak-anak para peserta lomba dapat mengikuti perlombaan dengan baik, karena lomba FASI adalah bagian dari ibadah.

“Anak-anak ku berlombalah dengan Lillahi taala semata mengharap ridha Allah, karena FASI ini selain dilombakan juga bernilai ibadah di mata Allah. Raihlah prestasi jadilah generasi Qurani yang shaleh dan salehah. Bagi yang berprestasi tentu akan keluar sebagai pemenang, dan yang belum menjadi pemenang jangan berkecil hati, teruslah meningkatkan prestasinya hingga dimasa depan dapat mengukir prestasi yang lebih baik lagi,” ujar Fasha.

Sebagai orangtua, Walikota Fasha juga berpesan, agar anak-anak yang shaleh dan shalehah ini dapat mengharumkan nama kedua orangtuanya melalui kegiatan FASI tersebut.

“Saya minta anak-anak tidak menyiakan atau mengecewakan orang tua kalian, buatlah kedua orang tua kalian bangga, untuk itu beranikan diri untuk berlomba menjadi yang terbaik,” tambah Fasha.

Terkait dengan pelaksanaan kegiatan FASI 2017 mendatang, Walikota Jambi Syarif Fasha, minta Bagian Kesra dan BKPRMI selaku penyelenggara agar dapat melakukan komunikasi dengan BKPRMI pusat agar Kota Jambi dapat menjadi tuan rumah FASI tingkat Nasional.

“Kota Jambi InsyaAllah siap menjadi tuan rumah Festival Anak Shaleh tahun 2017,” tegas Fasha.

Festival Anak Sholeh ke XV Tingkat Kota Jambi itu memperlombakan 16 cabang perlombaan untuk putra dan putri, diantaranya adalah lomba adzan, iqamah, hafalan Juz Amma, terjemahan, tilawah, ceramah agama Islam, cerita kisah islami, cerdas cermat, tartil Quran, kaligrafi, peragaan shalat, serta mewarnai dan menggambar bernuansakan Islami. Peserta berjumlah 636 orang yang berasal dari 83 TPA/PAMI Jumlah tahun ini meningkat dibandingkan tahun 2015, sebanyak 548 peserta dari 55 TPA/PAMI.

Pembukaan FASI yang berlangsung meriah itu, selain dihadiri para guru-guru agama Islam dan guru-guru ngaji sebagai pelatih dan pendamping, jajaran Pemerintah Kota Jambi, tampak pula hadir Anggota DPRD Kota Jambi Sutiono, serta Ketua BKPRMI Kota Jambi A. Rahim.

 

SUMBER: BAG. HUMAS DAN PROTOKOL SETDA KOTA JAMBI.