Ingin Bumikan Alquran, Wali Kota Fasha Kukuhkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Kota Jambi

27 February 2019


JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Syarif Fasha, ME, melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Jambi dan membuka Training Centre (TC) Kafilah MTQ Kota Jambi, di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Walikota Jambi, Senin malam (25/2).

Hal tersebut dilakukan guna menciptakan generasi yang Qurani dan sekaligus sebagai upaya membumikan Alquran di Kota Jambi. Langkah awalnya, diharapkan LPTQ selain melakukan kajian dalam pengembangan dan pemahaman Alquran juga mempersiapkan kafilah Kota Jambi pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Agustus mendatang. Demikian yang mengemuka saat Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha menyampaikan sambutannya pada acara tersebut.

“Dengan dibentuknya kepengurusan LPTQ yang baru ini, kami berharap, kinerja LPTQ Kota Jambi dalam pengembagan tilawah Alquran semakin meningkat, hingga dapat terus melahirkan generasi Qurani yang berprestasi tidak hanya ditingkat Kota, namun juga hingga ke tingkat Provinsi dan Nasional,” ujar Fasha.

Fasha juga mengatakan, Kota Jambi sangat potensial melahirkan qori dan qoriah handal, karena dengan letak yang sangat strategis sebagai ibukota provinsi, kota Jambi juga memiliki jumlah penduduk yang besar.

“Potensi kita sangat besar, jumlah penduduknya lebih banyak daripada kabupaten lain di provinsi Jambi, disini juga banyak madrasah dan pondok-pondok pesantren, serta juga majelis-majelis taklim dan kelompok-kelompok pengajian, tentunya Kota Jambi memiliki peluang yang besar melahirkan qori dan qoriah handal,” terangnya.

Selain berharap LPTQ selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Fasha juga minta agar lembaga tersebut dapat menerapkan pola pembinaan yang baik, termasuk dengan memberikan fasilitas yang memadai terlebih lagi kafilah Kota Jambi akan memasuki fase Taraining Centre (TC).

“Kita berpesan kepada ketua LPTQ, untuk memberikan fasilitas yang baik kepada peserta yang akan mengikuti training centre, carikan tempat yang nyaman dan layak sehingga mereka merasa diperhatikan oleh Pemkot dan dapat berjuang secara optimal dan maksimal,” ujarnya.

Sementara terkait dengan bonus yang diberikan kepada kafilah berprestasi, Fasha mengatakan, Pemkot akan terus memperhatikan hal tersebut sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi untuk menjadi motivasi.

“Untuk apresiasi dalam bentuk bonus tetap akan menjadi perhatian kami, termasuk juga bonus umroh kepada yang berprestasi, tidak hanya peserta namun juga untuk pendamping dan pelatihnya. Dan insyaAllah dengan kondisi keuangan kita yang sangat baik ini, apresiasi kepada pejuang Alquran di Kota Jambi akan terus kita tingkatkan,” tambah Fasha.

Fasha mengatakan, selain bonus uang dan umroh, ia juga berencana memberikan bonus jalan-jalan yang dapat digunakan dalam rangka studi banding atau peningkatan kompetensi kafilah tersebut.

Selain memberikan tugas kepada pengurus LPTQ yang baru, Fasha juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus LPTQ masa bakti sebelumnya.

“Kami juga ucapkan terima kasih karena sudah membawa Kota Jambi menjadi juara umum dua kali”, ucapnya.

Diakhir sambutannya, Fasha juga berpesan agar seluruh kafilah Kota Jambi senantiasa menjaga kesehatan selama mengikuti TC. Sementara kepada LPTQ diminta melakukan persiapan yang intens dan berkelanjutan mulai dari pembekalan, termasuk persiapan teknis dan non teknis, hingga dapat terus mempertahankan tradisi juara.

“Tahun ini, kita berkomitmen untuk tetap mempertahankan tradisi menjadi juara MTQ. Saya secara pribadi, pemerintah, dan seluruh masyarakat Kota Jambi, ingin prestasi juara MTQ terus dipertahankan. Kami bersama seluruh masyarakat Kota Jambi akan senantiasa mendoakan agar para pejuang Alquran Kota Jambi tampil kembali sebagai yang terbaik, InsyaAllah. Semoga Allah meridhoi niat baik kita,” harap Fasha.

Sebagaimana diketahui, komitmen Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha dalam memajukan syiar Islam dan membumikan Alquran tidak perlu diragukan lagi. Selain rutin menggelar perayaan hari besar agama dan berbagai tabligh akbar sebagai bagian dari syiar Islam, Wali Kota Fasha juga menanamkan pondasi kuat dalam syiar Islam dari lingkungan terkecil.

Berbagai dukungan diberlakukan untuk merealisasikan upaya tersebut. Seperti pengajian antara maghrib dan isya rutin dilaksanakan untuk membudayakan gemar baca Al-Quran dan memberantas buta aksara Al-Quran. Insentif kepada guru ngaji, pengurus masjid, bahkan pemandi jenazah pun juga dilakukan sebagai upaya penguatan syiar Islam di Kota Jambi. Termasuk pengangkatan hafizh dan hafizhoh sebagai guru ngaji diberbagai sekolah dalam Kota Jambi.

Tampak Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM turut dilantik sebagai Ketua LPTQ Kota Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut, Kakan Kemenag Kota Jambi, Ketua MUI Kota Jambi, Asisten Sekda Kota Jambi, Kepala OPD Pemkot Jambi, Camat, serta pengurus LPTQ Kota Jambi.

SUMBER: BAG. HUMAS SETDA KOTA JAMBI.


JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Syarif Fasha, ME, melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Jambi dan membuka Training Centre (TC) Kafilah MTQ Kota Jambi, di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Walikota Jambi, Senin malam (25/2).

Hal tersebut dilakukan guna menciptakan generasi yang Qurani dan sekaligus sebagai upaya membumikan Alquran di Kota Jambi. Langkah awalnya, diharapkan LPTQ selain melakukan kajian dalam pengembangan dan pemahaman Alquran juga mempersiapkan kafilah Kota Jambi pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Agustus mendatang. Demikian yang mengemuka saat Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha menyampaikan sambutannya pada acara tersebut.

“Dengan dibentuknya kepengurusan LPTQ yang baru ini, kami berharap, kinerja LPTQ Kota Jambi dalam pengembagan tilawah Alquran semakin meningkat, hingga dapat terus melahirkan generasi Qurani yang berprestasi tidak hanya ditingkat Kota, namun juga hingga ke tingkat Provinsi dan Nasional,” ujar Fasha.

Fasha juga mengatakan, Kota Jambi sangat potensial melahirkan qori dan qoriah handal, karena dengan letak yang sangat strategis sebagai ibukota provinsi, kota Jambi juga memiliki jumlah penduduk yang besar.

“Potensi kita sangat besar, jumlah penduduknya lebih banyak daripada kabupaten lain di provinsi Jambi, disini juga banyak madrasah dan pondok-pondok pesantren, serta juga majelis-majelis taklim dan kelompok-kelompok pengajian, tentunya Kota Jambi memiliki peluang yang besar melahirkan qori dan qoriah handal,” terangnya.

Selain berharap LPTQ selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Fasha juga minta agar lembaga tersebut dapat menerapkan pola pembinaan yang baik, termasuk dengan memberikan fasilitas yang memadai terlebih lagi kafilah Kota Jambi akan memasuki fase Taraining Centre (TC).

“Kita berpesan kepada ketua LPTQ, untuk memberikan fasilitas yang baik kepada peserta yang akan mengikuti training centre, carikan tempat yang nyaman dan layak sehingga mereka merasa diperhatikan oleh Pemkot dan dapat berjuang secara optimal dan maksimal,” ujarnya.

Sementara terkait dengan bonus yang diberikan kepada kafilah berprestasi, Fasha mengatakan, Pemkot akan terus memperhatikan hal tersebut sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi untuk menjadi motivasi.

“Untuk apresiasi dalam bentuk bonus tetap akan menjadi perhatian kami, termasuk juga bonus umroh kepada yang berprestasi, tidak hanya peserta namun juga untuk pendamping dan pelatihnya. Dan insyaAllah dengan kondisi keuangan kita yang sangat baik ini, apresiasi kepada pejuang Alquran di Kota Jambi akan terus kita tingkatkan,” tambah Fasha.

Fasha mengatakan, selain bonus uang dan umroh, ia juga berencana memberikan bonus jalan-jalan yang dapat digunakan dalam rangka studi banding atau peningkatan kompetensi kafilah tersebut.

Selain memberikan tugas kepada pengurus LPTQ yang baru, Fasha juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus LPTQ masa bakti sebelumnya.

“Kami juga ucapkan terima kasih karena sudah membawa Kota Jambi menjadi juara umum dua kali”, ucapnya.

Diakhir sambutannya, Fasha juga berpesan agar seluruh kafilah Kota Jambi senantiasa menjaga kesehatan selama mengikuti TC. Sementara kepada LPTQ diminta melakukan persiapan yang intens dan berkelanjutan mulai dari pembekalan, termasuk persiapan teknis dan non teknis, hingga dapat terus mempertahankan tradisi juara.

“Tahun ini, kita berkomitmen untuk tetap mempertahankan tradisi menjadi juara MTQ. Saya secara pribadi, pemerintah, dan seluruh masyarakat Kota Jambi, ingin prestasi juara MTQ terus dipertahankan. Kami bersama seluruh masyarakat Kota Jambi akan senantiasa mendoakan agar para pejuang Alquran Kota Jambi tampil kembali sebagai yang terbaik, InsyaAllah. Semoga Allah meridhoi niat baik kita,” harap Fasha.

Sebagaimana diketahui, komitmen Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha dalam memajukan syiar Islam dan membumikan Alquran tidak perlu diragukan lagi. Selain rutin menggelar perayaan hari besar agama dan berbagai tabligh akbar sebagai bagian dari syiar Islam, Wali Kota Fasha juga menanamkan pondasi kuat dalam syiar Islam dari lingkungan terkecil.

Berbagai dukungan diberlakukan untuk merealisasikan upaya tersebut. Seperti pengajian antara maghrib dan isya rutin dilaksanakan untuk membudayakan gemar baca Al-Quran dan memberantas buta aksara Al-Quran. Insentif kepada guru ngaji, pengurus masjid, bahkan pemandi jenazah pun juga dilakukan sebagai upaya penguatan syiar Islam di Kota Jambi. Termasuk pengangkatan hafizh dan hafizhoh sebagai guru ngaji diberbagai sekolah dalam Kota Jambi.

Tampak Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM turut dilantik sebagai Ketua LPTQ Kota Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut, Kakan Kemenag Kota Jambi, Ketua MUI Kota Jambi, Asisten Sekda Kota Jambi, Kepala OPD Pemkot Jambi, Camat, serta pengurus LPTQ Kota Jambi.

SUMBER: BAG. HUMAS SETDA KOTA JAMBI.