GEBYAR IKM DAN FASHION FESTIVAL KOTA JAMBI 2018

18 October 2018


Gebyar IKM dan Fashion Festival Kota Jambi Kembali Digelar

Momen persatukan berbagai elemen ekonomi kreatif dan penguatan IKM Kota Jambi

Jambi- Berbagai upaya dilakukan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kota Jambi untuk menggali potensi dan kreatifitas, serta inovasi para pelaku ekonomi kreatif dan IKM (Industri Kecil Menengah) di Kota Jambi. Sebagai kota besar yang berbasiskan pada sektor perdagangan dan jasa, Kota Jambi patut didukung oleh geliat ekonomi kreatif dan IKM.

Tidak salah kiranya Dekranasda Kota Jambi kembali menginisiasi dilaksanakannya kegiatan Gebyar IKM dan Fashion Festival Tahun 2018, yang diselenggarakan di Mall Jamtos. Kegiatan yang akan berlangsung 4 hari tersebut, Rabu siang (17/10), dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi Ir. H. Budidaya, M.For.Sc.

Turut hadir pula pada acara pembukaan tersebut, jajaran OPD Pemkot Jambi, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Jambi, Gabungan Organisasi Wanita, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Jambi, pelaku ekonomi kreatif, perancang dan pemerhati fashion.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Jambi H. Budidaya menyampaikan bahwa ekonomi kreatif merupakan penopang ketahanan ekonomi di Kota Jambi.

“Pemerintah Kota Jambi mengapresiasi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya para pelaku IKM dan pelaku seni fashion atas kontribusi dan kerja keras dalam membangun perekonomian Tanah Pilih Pusako Batuah yang kita cintai ini. Kota Jambi adalah kota berbasis perdagangan dan jasa. Pelaku ekonomi kreatif sudah sepantasnya ikut merasa bangga atas capaian dan kontribusi dalam pembangunan perekonomian Kota Jambi,” ujar Budidaya.

Lebih lanjut, Budidaya mengungkapkan bahwa banyak hal yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi sebagai bentuk dukungan dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif, diantaranya dengan membangun berbagai fasilitas atau sarana prasana umum, penataan sistem pelayanan publik termasuk kemudahan perizinan, pembangunan utilitas pemerintahan, penyelenggaraan berbagai bentuk event serta pembangunan fisik dan non fisik lainnya. Hal ini tentu akan mengakselerasi aktivitas masyarakat, yang pada akhirnya juga akan mendorong perkembangan ekonomi kreatif.

“Penyelenggaraan Gebyar IKM dan Fashion Festival ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Jambi, sebagai ajang untuk memacu kreatifitas dan bertukar informasi dalam rangka memajukan industri kecil menengah dan mengembangkan dunia fashion. Selain itu, Gebyar IKM dan Fashion Festival 2018 ini juga merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pemerintah Kota Jambi dalam memberdayakan dan memberi akses kepada pelaku ekonomi kreatif serta meningkatkan sinergitas antar semua stakeholder dalam memacu pertumbuhan ekonomi,” jelas Budidaya.

Semangat untuk menumbuh kembangkan potensi ekonomi kreatif dan IKM di Kota Jambi tampaknya mendapat perhatian yang besar dari Ketua Dekranasda Kota Jambi Hj. Yuliana Fasha, S.E., M.Si. Ak. Hal itu diwujudkan oleh isteri Wali Kota Jambi ini, dengan menginisiasi diselenggarakannya event tahunan tersebut.

“Kegiatan Gebyar IKM dan Fashion Festival Kota Jambi terselenggara berkat kerjasama apik Dekranasda Kota Jambi bersama Disperindag Kota Jambi. Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan dan 2018 merupakan tahun ketiga. Acara ini digelar selama 4 hari, dengan berbagai rangkaian kegiatan. Selain adanya stand bazar yang diikuti oleh kecamatan, OPD Pemerintah Kota Jambi, Butik, GOW dan Dekranasda Kota Jambi, juga akan dilaksanakan lomba desainer etnik samba untuk dua kategori, yaitu katagori casual dan musim, lomba mewarnai untuk anak TK, serta peragaan busana dari para desainer Kota Jambi, Jakarta dan Palembang, yang tergabung dalam Komunitas Desainer Etnic Indonesia,” jelas Yuliana dalam laporannya.

Masih menurutnya, acara tersebut diyakini akan menyatukan semua elemen penting dan fashion designer, industri kecil, pengraiin, bisnis, asosiasi hingga pemerintah.

“Untuk peningkatan daya saing, serta kreatifitas, kita semua berharap acara ini menjadi pondasi yang kuat dalam membangun ekonomi kreatif di Kota Jambi yang dapat mendukung tercapainya Visi Kota Jambi sebagai Pusat Perdagangan dan Jasa, Berbasis Masyarakat yang Berakhlak dan Berbudaya,” tukas Yuliana.

Acara pembukaan Gebyar IKM dan Fashion Festival Kota Jambi, disemarakkan dengan peragaan busana etnik, casual modern dan batik casual, yang diperagakan oleh Bujang Gadis Kota Jambi. Usai acara selebrasi, Yuliana Fasha turut pula mengunjungi stand bazar produk unggulan IKM binaan Dekranasda Kota Jambi, maupun IKM binaan kecamatan dalam Kota Jambi.

Sebagai imformasi, Batik Jambi sukses merambah dunia fashion nasional, bahkan internasional. Dibawah tangan dingin Ketua Dekranasda Kota Jambi Hj. Yuliana Fasha, M.Si.Ak.Ca, batik Jambi telah ditampilkan pada pergelaran fashion show terbesar se-Asia Tenggara, yaitu Jakarta Fashion Week (JFW).

Tidak berhenti disitu, kemampuan para pelaku IKM pun ditingkatkan dengan memagangkan mereka di kota batik Pekalongan. Disana mereka belajar meningkatkan daya saing dan teknologi produksi. Berbagai pergelaran fashion pun rutin diadakan untuk menampilkan potensi baru di Jambi.

Standar mutu pun tak luput dari perhatian Yuliana Fasha. Bersama Disperindag Kota Jambi, Dekranasda telah melaksanakan kerjasama dengan Bank Indonesia untuk pengembangan cluster batik di Kota Jambi selama 3 tahun.

SUMBER: BAG. HUMAS SETDA KOTA JAMBI


Gebyar IKM dan Fashion Festival Kota Jambi Kembali Digelar

Momen persatukan berbagai elemen ekonomi kreatif dan penguatan IKM Kota Jambi

Jambi- Berbagai upaya dilakukan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kota Jambi untuk menggali potensi dan kreatifitas, serta inovasi para pelaku ekonomi kreatif dan IKM (Industri Kecil Menengah) di Kota Jambi. Sebagai kota besar yang berbasiskan pada sektor perdagangan dan jasa, Kota Jambi patut didukung oleh geliat ekonomi kreatif dan IKM.

Tidak salah kiranya Dekranasda Kota Jambi kembali menginisiasi dilaksanakannya kegiatan Gebyar IKM dan Fashion Festival Tahun 2018, yang diselenggarakan di Mall Jamtos. Kegiatan yang akan berlangsung 4 hari tersebut, Rabu siang (17/10), dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi Ir. H. Budidaya, M.For.Sc.

Turut hadir pula pada acara pembukaan tersebut, jajaran OPD Pemkot Jambi, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Jambi, Gabungan Organisasi Wanita, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Jambi, pelaku ekonomi kreatif, perancang dan pemerhati fashion.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Jambi H. Budidaya menyampaikan bahwa ekonomi kreatif merupakan penopang ketahanan ekonomi di Kota Jambi.

“Pemerintah Kota Jambi mengapresiasi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya para pelaku IKM dan pelaku seni fashion atas kontribusi dan kerja keras dalam membangun perekonomian Tanah Pilih Pusako Batuah yang kita cintai ini. Kota Jambi adalah kota berbasis perdagangan dan jasa. Pelaku ekonomi kreatif sudah sepantasnya ikut merasa bangga atas capaian dan kontribusi dalam pembangunan perekonomian Kota Jambi,” ujar Budidaya.

Lebih lanjut, Budidaya mengungkapkan bahwa banyak hal yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi sebagai bentuk dukungan dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif, diantaranya dengan membangun berbagai fasilitas atau sarana prasana umum, penataan sistem pelayanan publik termasuk kemudahan perizinan, pembangunan utilitas pemerintahan, penyelenggaraan berbagai bentuk event serta pembangunan fisik dan non fisik lainnya. Hal ini tentu akan mengakselerasi aktivitas masyarakat, yang pada akhirnya juga akan mendorong perkembangan ekonomi kreatif.

“Penyelenggaraan Gebyar IKM dan Fashion Festival ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Jambi, sebagai ajang untuk memacu kreatifitas dan bertukar informasi dalam rangka memajukan industri kecil menengah dan mengembangkan dunia fashion. Selain itu, Gebyar IKM dan Fashion Festival 2018 ini juga merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pemerintah Kota Jambi dalam memberdayakan dan memberi akses kepada pelaku ekonomi kreatif serta meningkatkan sinergitas antar semua stakeholder dalam memacu pertumbuhan ekonomi,” jelas Budidaya.

Semangat untuk menumbuh kembangkan potensi ekonomi kreatif dan IKM di Kota Jambi tampaknya mendapat perhatian yang besar dari Ketua Dekranasda Kota Jambi Hj. Yuliana Fasha, S.E., M.Si. Ak. Hal itu diwujudkan oleh isteri Wali Kota Jambi ini, dengan menginisiasi diselenggarakannya event tahunan tersebut.

“Kegiatan Gebyar IKM dan Fashion Festival Kota Jambi terselenggara berkat kerjasama apik Dekranasda Kota Jambi bersama Disperindag Kota Jambi. Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan dan 2018 merupakan tahun ketiga. Acara ini digelar selama 4 hari, dengan berbagai rangkaian kegiatan. Selain adanya stand bazar yang diikuti oleh kecamatan, OPD Pemerintah Kota Jambi, Butik, GOW dan Dekranasda Kota Jambi, juga akan dilaksanakan lomba desainer etnik samba untuk dua kategori, yaitu katagori casual dan musim, lomba mewarnai untuk anak TK, serta peragaan busana dari para desainer Kota Jambi, Jakarta dan Palembang, yang tergabung dalam Komunitas Desainer Etnic Indonesia,” jelas Yuliana dalam laporannya.

Masih menurutnya, acara tersebut diyakini akan menyatukan semua elemen penting dan fashion designer, industri kecil, pengraiin, bisnis, asosiasi hingga pemerintah.

“Untuk peningkatan daya saing, serta kreatifitas, kita semua berharap acara ini menjadi pondasi yang kuat dalam membangun ekonomi kreatif di Kota Jambi yang dapat mendukung tercapainya Visi Kota Jambi sebagai Pusat Perdagangan dan Jasa, Berbasis Masyarakat yang Berakhlak dan Berbudaya,” tukas Yuliana.

Acara pembukaan Gebyar IKM dan Fashion Festival Kota Jambi, disemarakkan dengan peragaan busana etnik, casual modern dan batik casual, yang diperagakan oleh Bujang Gadis Kota Jambi. Usai acara selebrasi, Yuliana Fasha turut pula mengunjungi stand bazar produk unggulan IKM binaan Dekranasda Kota Jambi, maupun IKM binaan kecamatan dalam Kota Jambi.

Sebagai imformasi, Batik Jambi sukses merambah dunia fashion nasional, bahkan internasional. Dibawah tangan dingin Ketua Dekranasda Kota Jambi Hj. Yuliana Fasha, M.Si.Ak.Ca, batik Jambi telah ditampilkan pada pergelaran fashion show terbesar se-Asia Tenggara, yaitu Jakarta Fashion Week (JFW).

Tidak berhenti disitu, kemampuan para pelaku IKM pun ditingkatkan dengan memagangkan mereka di kota batik Pekalongan. Disana mereka belajar meningkatkan daya saing dan teknologi produksi. Berbagai pergelaran fashion pun rutin diadakan untuk menampilkan potensi baru di Jambi.

Standar mutu pun tak luput dari perhatian Yuliana Fasha. Bersama Disperindag Kota Jambi, Dekranasda telah melaksanakan kerjasama dengan Bank Indonesia untuk pengembangan cluster batik di Kota Jambi selama 3 tahun.

SUMBER: BAG. HUMAS SETDA KOTA JAMBI